Persaudaraan Alumni 212 (PA/212) meminta aparat kepolisian RI dimanapun dan apapun jabatannya harus memandang bahwa semua orang sama dimata hukum. Wartapilihan.com, Jakarta
2 Hektar Lahan Sawit di Kapuas Hilir Terbakar
Gelitik Ritel: Siasat Cerdik Warung Madura, T
Menjaga Jempol, Merawat Bangsa: Menangkal Hoa
Menjaga Nalar dan Karakter Warga Negara di Ru
Menjaga Jati Diri Gen Z: Mengapa Pendidikan KWarta Pilihan
Menlu Dukung Aksi Kemanusiaan Suriah
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendukung penuh aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Suriah. ACT memperkuat sinergi kemanusiaan
Kedaulatan Siber Indonesia Lemah
“Kominfo ini terlalu baik dengan facebook. Dipanggil dulu, di elus-elus, diperingati, di analisa datanya. Seharusnya Kominfo segera blokir (facebook) seperti kasus telegram
Umat Islam Diminta Hormati MUI
“Berhati-hati lah memilih langkah. Pikirkan secara jernih, jangan sampai umat terjebak mencaci dan tidak hormat kepada ulama dan MUI yang merupakan orang
Massa Desak Kepolisian Tidak Diskriminatif
“Sebagai muslim kami tetap memaafkan karena itu perintah dalam Islam. Namun, bagi penista agama tidak ada kata lain kecuali tangkap, proses dan
Ditjen Peradilan Agama Menyalurkan Dana Cerai ke BAZNAS
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI, secara resmi menyalurkan dana Iwadh (dana cerai)kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Penandatangan Nota Kesepahaman
Mengenal Parfum Nabawi
Parfum atau wewangian menjadi salah satu hal yang disukai Muhammad Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, terutama untuk shalat menghadap Allah Ta’ala. Setalah
ACTA: Pelanggaran Pidana Sukmawati Lebih Kuat
Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) resmi melaporkan Sukmawati Soekarnoputri karena puisinya yang melecehkan Islam. Wakil Ketua Umum ACTA Ahmad Laksono mengatakan,
FUIB Geruduk Bareskrim
Berbagai kalangan umat Islam mendesak agar Sukmawati Soekarnoputri tetap diproses hukum kendati dia telah meminta maaf melalui konferensi pers di bilangan Cikini,
Sukmawati Memecah Belah Persatuan
“Perilaku arogan Sukmawati dengan mengkultuskan diri sebagai pemilik negara adalah absurd, arogan, kronisme dan cenderung primordialisme. Namun harus diingat bahwa bangsa ini










