Banyak Pengungsi Anak Suriah di Turki Belum Bersekolah

by
Pengungsi anak Suriah di Turki. Foto: Reuters

Wartapilihan.com, Turki – Sejumlah 380 ribu anak pengungsi Suriah di Turki tidak mengenyam pendidikan. Hal ini meningkatkan risiko “generasi yang hilang”, menurut UNICEF.

Lebih dari 40 persen pengungsi anak Suriah di Turki tidak mendapatkan pendidikan pada saat ini, begitu dikatakan UNICEF dalam pernyataannya pada Kamis (19/1), seperti dikutip Aljazeera.

Justin Forsyth, Wakil Direktur Eksekutif UNICEF, memuji Ankara untuk mendaftarkan 50 persen pengungsi anak Suriah untuk mendapatkan pendidikan sejak Juni, namun masih diperlukan upaya lebih untuk menangani hal tersebut.

“Kecuali jika tersedia lebih banyak sumber daya, masih ada risiko yang sangat nyata dari “generasi yang hilang” dari anak-anak Suriah karena terenggutnya keterampilan yang seharusnya dimiliki untuk membangun negaranya kembali suatu hari nanti,”terang Forsyth.

Dia berbicara itu setelah berkunjung ke selatan Turki tempat ratusan ribu warga Suriah tinggal di kota dan di kamp pengungsian.

Ankara mengatakan, hampir setengah juta dari 1,2 juta anak Suriah di Turki terdaftar di sekolah-sekolah.

Menurut UNICEF, ada sekitar 2,7 juta pengungsi Suriah di Turki. Di seluruh wilayah, total ada 2,7 juta anak-anak Suriah, sebagian besar mereka berasal dari negara yang dilanda perang.

Kementerian Kesehatan Turki, mengatakan, seperti yang dilaporkan Anadolu kantor berita Turki pada Kamis (19/1), sekitar 180 ribu dilahirkan dari pengungsi pengungsi Suriah antara April 2011 sampai dengan September 2016.

Awal bulan ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pengungsi Suriah dan Irak yang terampil dan saat ini bekerja di “ekonomi hitam” akan diberikan kewarganegaraan jika lulus tes keamanan.

Konflik di Suriah telah menewaskan lebih dari 310 ribu orang sejak dimulainya protes anti-pemerintah pada Maret 2011.  | Sumber: Aljazeera

Reporter: Moedja Adzim