Pesan Generasi Muda untuk Al-Quds

by
foto:istimewa

Sejarah membuktikan, para pemuda menorehkan perjuangannya dalam kemerdekaan dan kejayaan Islam.

Wartapilihan.com, Jakarta– Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memaksakan kehendaknya untuk mendirikan Kedubes dan rencana pemindahan Ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem terus menuai kecaman.

Puluhan ribu umat Islam sejak Subuh memadati masjid Istiqlal dan bergerak menuju Monas guna menyuarakan pembebasan Al-Quds. Aktivis kemanusiaan Peggy Melati Sukma menuturkan, Allah Swt menyatakan Baitul Maqdis merupakan tanah yang diberkahi dalam beberapa surat. Diantaranya Surat Al-Isra dan Al-Anbiya.

“Tanah Palestina adalah jantung kaum muslim. Umat Islam tidak akan menhentikan jantung kecuali Allah menghentikannya. Semoga Allah ridha dengan semua perjuangan kita, karena dengan ridha Allah, Baitul Maqdis akan dilepaskan dari Yahudi penjajah. Allahu Akbar,” lantang Peggy dari atas panggung utama Monas, Jakarta, Jumat (11/5).

Ia menjelaskan tanah Palestina bukan di wariskan dengan warisan gen, tapi warisan aqidah. Peristiwa itu digambarkan Nabi Harun, Nabi Musa dan Nabi Muhammad ketika menuju Palestina untuk mendapatkan keberkahan dari Allah Swt.

“Baitul Maqdis adalah Ibukota Palestina, bukan Ibukota Israel. Hari ini kaum muda di Palestina terus bergerak dengan membawa ketapel dan batu demi memertahankan tanah Quds. Dan kita terus lakukan perjuangan sampai Baitul Maqdis dibebaskan,” tegasnya.

Senada dengan pernyataan Peggy, perwakilan Koalisi Pemuda Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis mengingatkan posisi generasi muda berdasarkan fakta sejarah. Sejarah membuktikan para pemuda menorehkan perjuangannya dalam kemerdekaan dan kejayaan Islam.

“Kejayaan Islam dibangun oleh para pemuda dengan semangat yang kokoh dan membara. Mari kita luruskan kembali niat, kita niatkan untuk pembebasan Al-Quds, Al-Aqsha, Palestina,” kata Irfan.

Belajar dari Shalahuddin Al Ayyubi memerjuangkan Al Quds. Koalisi mengajak seluruh peserta aksi khususnya pemuda untuk merefleksikan torehan tokoh sejarah dengan mengucapkan ikrar pembebasan Baitul Maqdis. Berikut bunyinya:

1. Kami pemuda Islam Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia.

2. Kami pemuda Islam Indonesia, mengaku berdarah juang satu, darah perjuangan Islam.

3. Kami pemuda Islam Indonesia, berikrar, mengikrarkan diri untuk pembebasan baitul maqdis. Kami relakan harta, darah dan jiwa kami untuk menebus Baitul Maqdis.

4. Kami pemuda Islam Indonesia, bersiap menghadang kedzaliman Israel lanatullah, Amerika dan sekutunya.

5. Kami pemuda Islam Indonesia, berazam meninggalkan produk zionisme, meninggalkan segala produk Israel, siap berjihad dengan harta, ilmu, jiwa, dan darah kami.

Diantara organisasi pemuda yang tergabung dalam koalisi yaitu Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA Persis), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pemuda Muhammadiyah, Pemuda NU, dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Salam Universitas Indonesia.

Ahmad Zuhdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *