Gedung Putih: Terbuka Serangan Tambahan ke Suriah

by
Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer. Foto: REUTERS / Jonathan Ernst

Wartapilihan.com, Amerika – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terbuka untuk memberikan otorisasi serangan tambahan di Suriah jika pemerintah Assad menggunakan senjata kimia lagi atau menyebarkan bom barel di negara itu. Gedung Putih mengatakan hal itu pada hari Senin (10/4) waktu setempat.

“Melihat orang-orang yang digas dan terpapar oleh bom barel memastikan bahwa jika kami melihat tindakan semacam ini lagi, kami terbuka untuk memungkinkan mengambil tindakan di masa depan,” kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.

“Jika kalian menjatuhkan bom gas kepada anak-anak, jika kalian menempatkan bom barel pada orang-orang yang tidak bersalah, kalian akan melihat respons dari Presiden ini,” Imbuhnya.

Bom barel adalah drum minyak atau silinder yang dikemas dengan bahan peledak dan pecahan peluru.

Trump memerintahkan serangan rudal yang mengaraH kepada pangkalan udara Shayrat Suriah pekan lalu dalam menanggapi apa yang pemerintahannya dan sekutu Amerika katakan sebagai serangan gas beracun yang dilakukan oleh militer Suriah yang menyebabkan sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak, meninggal.

Spicer mengatakan bahwa bom barel dapat menjadi pemicu potensial untuk tindakan lebih lanjut dari Amerika Serikat.

“Tidak ada yang berubah dalam sikap kami,” katanya melalui email.

“Presiden memiliki hak untuk bertindak di Suriah melawan rezim Assad untuk kepentingan nasional, seperti yang dilakukan untuk menanggapi Pemerintah Suriah yang menggunakan senjata kimia terhadap warga negaranya sendiri. Dan sebagai presiden, telah berulang kali ia menegaskan bahwa ia tidak akan memberikan arahan untuk tanggapan militer.” |

Reporter: Moedja Adzim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *