by Iwan Hasanul Akmal
Benny Solihin, seorang pendeta Kristen dalam sebuah khotbahnya mengatakan bahwa gereja di Eropa diperkirakan akan punah di tahun 2040.
” Padahal seabad yang lalu umat Kristen di Eropa berjumlah enam puluh tujuh persen dan sekarang hanya tinggal dua puluh lima persen lagi. Jadi berkurang lebih dari separuh jumlah Kristen yang ada ” tambahnya.
Menurut banyak pengamat agama, sebab pertama agama Kristen nenurun drastis adalah dikarenakan Kristen tidak mampu menjawab tantangan zaman di samping semakin pahamnya orang-orang modern akan ketidak validannya.
Kedua, Kristen belakangan berangsur kurang dipercayai lagi karena banyak munculnya skandal seksual yang melibatkan tokoh gereja.
Ketiga, adalah karena hantaman badai dan gelombang sekularisasi yang begitu hebat sehingga umat Kristen terutama kaum mudanya banyak yang jadi agnostik dan ateis.
Tapi sebaliknya agama Islam berkembang dengan pesat walaupun tidak sepesat berkembangnya yang menjadi agnostik dan jumlah orang-orang yang mengaku tidak menganut sesuatu agama.
Seabad yang lalu dua pertiga persen umat Kristen di seluruh dunia adalah tinggal di Eropa, tapi sekarang hanya tinggal dua puluh lima persen saja.
Menurut pendeta Benny lagi,
” Gereja-gereja dari berbagai dominasi utama di Eropa seperti Presbiterian, Anglikan, Gereja Repormis Luteran, Babtis, dan bahkan termasuk gereja Roma Kotolik menurun dengan sangat dahsyatnya.
Banyak gereja di Jerman terpaksa ditutup karena kosong disebabkan tidak ada jamaah yang datang lagi.
Bagaimana di Inggris ?
Menurut keterangan koresponden agama dari telegrap London bahwa umat Kristen yang datang ke gereja pada hari ini hanya tinggal dua persen saja.
Dan itu juga terjadi di Belanda ”
Hal itu bisa terjadi di mana saja di seluruh dunia. Semoga umat Islam menyadari betapa bahayanya gelombang sekularisasi yang melanda dunia dewasa ini.
( 26 Januari 2026 )

