Pemprov DKI Apresiasi Olimpiade Halal

by
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto, memberikan sambutan kepada 1.500 perwakilan siswa/i dari 85 sekolah se-Jakarta dalam Olimpiade Halal di Jakarta, Jumat (2/11). Foto: Zuhdi

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang sedang melakukan percepatan dalam penyediaan produk-produk halal di seluruh DKI Jakarta dalam rangka menjadikan mewujudkan Halal is My Life,” ujar Catur.

Wartapilihan.com, Jakarta – Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menyelenggarakan Olimpiade Halal 2018 untuk memberi tantangan kepada putra-putri Indonesia yang memiliki pengetahuan produk halal.

Lebih dari 5.200 peserta melaksanakan ujian pada hari ini. Termasuk di Jakarta, ada 1.500 peserta dari 85 sekolah yang dilaksanakan di Smesco, Jakarta, Jumat (2/11), bersamaan pelaksanaan pameran halal terbesar di Indonesia, Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018.

Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmemetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Ir. Osmena Gunawan mengatakan bahwa ujian ini sebagai bentuk implementasi dari pemahaman para siswa mengenai produk halal.

Pastinya, siswa-siswi perwakilan dari 85 sekolah ini merupakan siswa/i unggulan di sekolahnya. Karenanya, diharapkan peserta dari DKI Jakarta menyabet juara Olimpiade Halal.

“Ujian ini jangan hanya dijadikan untuk mengejar nilai semata, tapi lebih diresapi dan direnungkan dalam hati nilai-nilai pengamalannya, terutama dalam kesadaran memilih dan mengkonsumsi produk-produk halal, apalagi di kalangan generasi milenial dengan berbagai bentuk produk tersebar di pasaran,” ujar Osmena.

Dalam kesempatan sama, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto mengapresiasi Olimpiade Halal, karena telah melibatkan banyak peserta yang banyak terutama dari kalangan milenial.

“Mereka tentunya telah mempunyai pemahaman halal yang sudah luar biasa, tentunya ini menjadi potensi yang sangat besar dalam penyebaran informasi halal. Ke depannya diharapkan halal menjadi gaya hidup dan menjadikan sukses di masa mendatang,” kata Catur.

Menurut dia, dengan Olimpiade Halal ini, para peserta dapat mengamalkan pemahaman halal sehingga diharapkan dapat menjadi juru bicara kepada semua pihak yang konsern terhadap kehalalan kepada masyarakat, terutama kepada MUI dan Pemprov DKI Jakarta.

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang sedang melakukan percepatan dalam penyediaan produk-produk halal di seluruh DKI Jakarta dalam rangka menjadikan mewujudkan Halal is My Life,” ujarnya.

Lomba Halal Cake Decoration

Terpisah, di exhibition hall Smesco, untuk memeriahkan gelaran Indhex 2018 diselenggarakan lomba Halal Cake Decoration. Lomba ini diikuti oleh 35 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pengelola bisnis kuliner hingga siswa/i SMK.

Dalam acara tersebut, fotomodel dan artis sinetron Dini Aminarti, didaulat sebagi dewan juri, bersama Chef Muto dan Wakil Direktur LPPOM MUI Osmena Gunawan.

Osmena menjelaskan, lomba ini mensyaratkan antara lain berdasar dasar umbi dengan presentase 80 persen, tidak menggunakan butter cream, pondan, maupun keju.

“Bahan ini tidak boleh digunakan bukan karena alasan halal haram, melainkan karena sifatnya yang instan, langsung jadi,” ujar Osmena.

Para pemenang lomba Halal Cake Decoration akan mendapatkan hadiah, antara lain uang tunai dan piagam dari LPPOM MUI.

Ahmad Zuhdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *