Imigran yang Tiba di Jerman Turun Drastis pada 2016

by
Para imigran tiba di tempat penampungan pengungsi di balai kota Friedenau di distrik Tempelhof-Schoeneberg di Berlin, Jerman, 26 Februari 2016. Foto : Reuters/Fabrizio Bensch

Wartapilihan.com, Berlin – Jumlah pencari suaka yang tiba di Jerman, seperti yang dilansir Reuters, menurun drastis pada tahun lalu. Angka tersebut ditunjukkan pada Rabu (11/1). Tentu saja hal tersebut menjadi kabar baik untuk Kanselir Angela Merkel untuk persiapan pemilihan selanjutnya.

Penurunan itu tercermin dari penguatan aturan di dalam negeri dan penutupan perbatasan oleh negara lain sehingga orang yang ingin masuk melintasi Eropa menjadi lebih sulit untuk sampai ke Jerman.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Jerman, sekitar 280.000 imigran mencari perlindungan dengan masuk ke Jerman pada 2016, tahun sebelumnya 890.000 orang. Namun, jumlah yang mengajukan suaka sekitar 750.000 orang, 270.000 lebih banyak dari tahun 2015.

Imigran yang tiba harus mendaftarkan diri di pusat penerimaan. Kemudian, mereka harus menunggu berbulan-bulan sebelum mereka dapat mengajukan permohonan suaka. Tentu saja hal ini menjadikan perkerjaan petugas di sana menjadi menumpuk.

Suriah menjadi kelompok terbesar pencari suaka. Terhitung sebanyak 36 persen dari jumlah pencari suaka di tahun 2016. Berikutnya adalah Afghanistan sebesar 17 persen dan Irak sebesar 13 persen.
Besarnya jumlah imigran yang masuk pada dua tahun terakhir ini membuat popularitas Merkel semakin terkikis. Hal tersebut juga memicu munculnya kelompok anti-imigran Alternative for Germany (AfD).

Seorang Tunisia yang gagal mendapatkan suaka menabrakkan sebuah truk ke Pasar Natal Berlin yang menewaskan 12 orang bulan lalu. Kejadian tersebut memicu tuduhan dari lawan-lawan Merkel yang menyatakan bahwa para imigran membuat Jerman lebih rentan terhadap serangan dari kelompok Islam garis keras.

Tentu saja, isu mengenai imigran akan menjadi kampanye utama pada pemilihan bulan September 2017 mendatang.* Sumber: Reuters

Reporter : Muja Adzim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *