YBM PLN Berikan Pembinaan Terhadap 16 Sekolah Marginal

by

School Leadership Program yang menjadi salah satu program yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia secara luas.

Wartapilihan.com, Bogor — Berdasarkan data UNESCO dalam Global Education Monitoring (GEM) laporan 2016, pendidikan di Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara berkembang, serta kualitas guru menempati peringkat 14 dari 14 negara berkembang di dunia.

Jumlah guru mengalami peningkatan sebanyak 382% dari tahun 1999/2000 menjadi sebanyak 3 juta orang lebih, sedangkan peningkatan jumlah peserta didik hanya 17%. Dari 3.9 juta guru yang ada, masih terdapat 25% guru yang belum memenuhi syarat kualifikasi akademik dan 52% di antaranya belum memiliki sertifikat profesi.

Kualitas guru dan kualitas sekolah sebagai sarana pendidikan formal masih menjadi PR besar bagi bangsa ini. Oleh karena itu, Sinergi Edukasi Indonesia bersama dengan YBM PLN melaksanakan School Leadership Program (SLP).

School Leadership Program (SLP) merupakan program Sinergi Edukasi Indonesia yang bekerja sama dengan YBM PLN dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah dan guru. SLP adalah program pembinaan intensif selama satu tahun kepada Kepala Sekolah dan Guru Model serta mengimplementasikan program di sekolah masing-masing dengan menggunakan Model Sekolah Berdaya.

Program yang dijalankan selama satu tahun ini dilaksanakan di 16 SD/MI yang lulus dalam proses seleksi yang dilaksanakan pada bulan Februari – Maret lalu. Ke-16 sekolah berada di wilayah Depok dan Bogor. Setiap sekolah mengirimkan guru terbaik beserta kepala sekolah sebanyak lima orang, total peserta SLP sebanyak 80 orang.

Adapun program pembinaan yang akan dilakukan meliputi: pelatihan tatap muka (training/workshop), coaching di sekolah masing-masing, mentoring implementasi program, evaluasi program secara rutin dan pelaksanaan riset di akhir program. Selain itu, dua puluh guru terbaik dari hasil pembinaan akan diberikan pelatihan tambahan Training for Education Trainer.

Training for Education Trainer bertujuan untuk melahirkan para guru yang mampu memberikan pelatihan atau training materi pendidikan kepada guru-guru lainnya. Selanjutnya dua puluh guru terbaik ini akan dibina agar mampu menulis buku dengan target akan melahirkan minimal satu buku pengembangan sekolah hasil tulisan para guru.

Dalam kesempatan launching, Zainal Umuri selaku pengelola menyatakan bahwa program ini dibuat untuk meningkatkan kualitas guru sekaligus akan berdampak terhadap kualitas sekolah, karena lima orang guru yang mendapatkan program secara langsung, akan mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolahnya dengan pembinaan dari tim expert dalam bidang pendidikan. “Besar harapan kami enam belas sekolah yang menerima program mengalami peningkatan kualitas,” kata Zainal.

Ketua III Bidang Koordinator Unit dan Kerjasama Strategis YBM PLNYBM PLN Herry Hasanuddin menuturkan pihaknya sangat mendukung program-program pendidikan, salah satunya School Leadership Program yang menjadi salah satu program yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia secara luas.

“Saat ini sudah banyak program yang dilakukan YBM PLN, tidak hanya pendidikan akan tetapi di bidang lainnya secara nasional,” kata Herry.

Sementara, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bogor Ma’sum menyampaikan, School Leadership Program adalah program yang di cari selama ini. Program pengembangan sekolah dengan menjadikan guru dan kepala sekolah sebagai penggerak utama, agar sekolah dari tahun ke tahun tidak hanya itu itu saja.

“Tiga poin penting yang menjadi fokus dalam pengembangan pendidikan ialah pengembangan karakter, literasi, dan komunikasi sosial,” ujarnya.

Menurutnya, program pembinaan model ini telah berhasil meningkatkan kualitas sekolah dan guru di MI Al Bayan Mandiri Kabupaten Bogor, SDM Candirejo Borobudur Magelang, MI Maarif Kenalan dan beberapa sekolah lainnya. “Selama ini, dengan program pembinaan yang intensif dapat meningkatkan kualitas sekolah terutama di sekolah-sekolah marginal,” tandasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan ini perwakilan Kantor Kementerian Agama Kab. Bogor, Pengurus YBM PLN, Direktur Sinergi Edukasi Indonesia, 16 Kepala Sekolah dan Madrasah, serta 80 orang guru yang lulus menjadi peserta SLP.

Adi Prawiranegara