UPAYA PERUBAHAN MINDSET Bagi para Manggala Agni di Propinsi Riau

by

Manggala Agni (MA) merupakan organisasi tingkat nasional yang bertugas di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan. MA bertanggungjawab terhadap Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Direktoraat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Wartapilihan.com, Pekanbaru– MA harus memiliki kemampuan dan karakter kuat saat terjun di lapangan yang penuh dengan resiko dalam upaya melakukan pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Kesigapan, ketepatan dan ketangguhan dalam berfikir dan bertindak menjadi modal dasar yang harus dimiliki oleh seorang MA. Dalam pelaksanaan tugasnya Manggala Agni memiliki prosedur yang ketat khususnya terkait upaya pengendalian kejadian KARHUTLA (Kebakaraan Hutan dan Lahan) di lapangan.

Dalam aplikasinya, berbicara tentang kebakaran hutan dan lahan, tidak hanya terkait dengan pohon dan api. Ada banyak interaksi di dalamnya antara tumbuhan, hewan, manusia dan lingkungan sebagai sebuah ekosistem kehidupan. Karenanya kemampuan teknik mereka perlu dilengkapi dengan kemampuan soft skill dalam melakukan pendekatan, komunikasi dan fasilitasi yang lebih komprehensif. Untuk membangun pribadi yang tangguh, namun juga tetap humble dalam memfasilitasi masyarakat terkena dampak.

Kasus-kasus menarik dari para Manggala Agni berinteraksi dengan masyarakat tidak hanya berkutat dengan lahan dan api tapi juga gangguannya hewan liar yang masuk ke pemukiman, kerap menjadi kebutuhan di masyarakat ketika MA berada di sana. Bahkan sampai pada permasalahan dan kebutuhan mata pencaharian mereka.

Ke depan sudah saatnya para Manggala Agni mengembangkan kebermafaatan bagi masyarakat secara lebih luas untuk mendukung kinerja khususnya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Kepedulian dan Partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran menjadi titik krusial yang perlu dibangun sejak dini.
Di sinilah Manggala Agni menjadi agent di Masyarakat yang perlu memiliki ketangguhan dan keluwesan melakukan proses engagement Bersama Masyarakat untuk peduli dengan keamanan, kelestarian hutan, lahan dan lingkungannya.

Keterampilan fasilitasi Bersama Masyarakat perlu dituangkan dalam kerangka aplikasi follow up training oleh para peserta Training of Trainer melalui pelaksanaan Technical Training bagi para Manggala Agni di Propinsi Riau khususnya DAOPS Kota Pakan Baru dan DAOPS Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu. Peningkatan kapasitas serupa juga telah dilakukan di DAOPS Siak dan Dumai(AeRKa).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *