PK Ahok Tuai Protes

by
Massa menolak PK Ahok. Foto: Zuhdi

“Kami mendukung hakim untuk menolak PK dari penista agama yang sedang di Mako Brimob,” ujar salah satu orator dari FPI.

Wartapilihan.com, Jakarta Ratusan umat Islam mulai berdatangan di depan area Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/2). Berdasarkan pantauan Wartapilihan.com, sejak pukul 09.00 Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) dan Laskar Pembela Islam (LPI) siap untuk mengikuti agenda persidangan.

Rencananya, PN Jakpus akan melakukan sidang Peninjauan Kembali (PK) atas kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok terbukti melakukan penistaan agama dengan menghina QS. Al-Maidah ayat 51 di Pulau Seribu pada 2016 silam. Atas perlakuannya, Majelis Hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara untuk Ahok.

Tak jauh dari massa yang meminta Majelis Hakim menolak PK Ahok, massa pendukung Ahok juga melakukan orasi. Kedua massa pendukung di kawal pihak kepolisian. Namun, pengamanan aparat terhadap massa pendukung Ahok menuai protes dari salah satu aktivis Front Pembela Islam.

“Kenapa dibiarkan para pendukung penista agama yang jelas-jelas melanggar (Pasal) 156a dibiarkan berorasi disana. Seharusnya mereka juga ditangkap,” tegas salah satu perwakilan FPI dari atas mobil komando.

Bangsa yang baik, kata dia, patuh terhadap penegakan hukum. Jika hal itu diterapkan oleh semua institusi dan pranata-pranata hukum, maka tidak ada lagi diskriminasi terhadap anak bangsa.

“Kita dilahirkan dalam perbedaan. Tetapi perbedaan itu untuk kemajemukan, bukan meruncingkan,” katanya.

Senada hal itu, Ustaz Umam dari Solo menyatakan bahwa Indonesia mengalami krisis keadilan. Karena itu, dia menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menyatukan segenap potensi agar dapat memimpin Indonesia dan mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun gafuur.

“Kami mendukung hakim untuk menolak PK dari penista agama yang sedang di Mako Brimob. Dukung hakim untuk tolak PK. Allahu Akbar,” ucapnya lantang.

Sekjen Kaukus Pembela Imam Besar Umat Islam Indonesia Dedi Suhardadi menyerukan kepada massa aksi untuk terus mengawal persidangan agar Mahkamah Agung menolak PK Ahok.

“Kita wakafkan harta, nyawa dan raga untuk mendukung hakim. Dari mimbar ini, kami mohon Majelis Hakim untuk mendengar aspirasi umat muslim dan menolak PK Ahok,” tandasnya.

Selain para orator yang menyampaikan dukungan untuk hakim agar menolak PK Ahok, sejumlah muslimah turut menyuarakan di sekitar mobil komando. Mereka datang dari berbagai penjuru Jakarta. Dalam tuntutannya, muslimah tersebut membentangkan poster penolakan. Diantaranya bertuliskan:

“Jika Majelis Hakim menerima PK Ahok, maka menimbulkan kegaduhan”.

“Ahok mengajukan PK. Sungguh tidak tahu diri”.

“Mendukung Majelis Hakim untuk menolak PK yang diajukan si Penista Agama (Ahok)”.

“Tolak PK Ahok, Tegakkan Keadilan, Ahok harus tuntas menjalani hukuman”.

Untuk diketahui, setelah menyuarakan aspirasi dan menyatakan dukungan hakim untuk menolak PK Ahok, massa aksi umat Islam bergerak ke sidang Jonru di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Ahmad Zuhdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *