Dewan Dakwah Jabar Bantu Palu

by

Untuk membiayai Akademi Dakwah Indonesia yang memberikan beasiswa penuh, Ketua Laznas Sulteng Syaiful Bahri mengajak masyarakat menyalurkan zakat dan infak melalui Laznas Dewan Dakwah Sulteng.

Dewan Dakwah Provinsi Jawa Barat (Jabar), melalui LAZNAS (Lembaga Amil Zakat Nasional) Dewan Dakwah Jabar, menyalurkan bantuan ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (20/8).

Bantuan dari sejumlah donatur itu diperuntukkan bagi penyintas bencana yang menempati Hunian Sementara (Huntara) Lapangan Kompas Kel Tondo, Kec Mantikulore, Kota Palu. Selain itu, bantuan  juga disalurkan guna mendukung penyelenggaraan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Sulteng.

Penyerahan bantuan diakukan secara simbolis di Gedung ADI Sulteng, yang lokasinya berdampingan dengan Huntara Kompas Tondo.

Mewakili 120 KK penghuni huntara, empat orang ibu menerima bingkisan berupa roti, mukena, selimut, dan peralatan mandi, yang diserahkan oleh Ketua Dewan Dakwah Sulteng, Irvan Hakim.

Sedang untuk ADI, bantuan berupa dua unit pendingin ruangan (AC), laptop dan proyektor mini, serta filing cabinet. Fasilitas pendidikan ini diterima langsung oleh Direktur ADI Sulteng, Fadlilah, dari Ketua Laznas Dewan Dakwah Jabar Ustadz Roinul Balad.

Ketua Laznas Dewan Dakwah Jabar Ustadz Roinul Balad menyampaikan bantuan titipan dari donatur Dewan Dakwah Jabar

Ustadz Roin menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari sejumlah donatur setia seperti Jamaah Ma’had Imam Bukhari Jatinangor, Masjid Al Furqon, serta Jamaah Masjid Al Istiqomah Bandung.  Selain itu juga dari Keluarga Besar Pusdiklat Dewan Dakwah Jabar serta Madrasah Ibtidaiyah Fatimah Al Hajiri.

Roinul Balad kemudian membesuk sejumlah keluarga penghuni huntara Kompas Tondo sambil menyampaikan bantuan. Kepada mereka, ia berpesan untuk sabar dan menjaga ibadah.

Direktur ADI Sulteng, Fadlilah, mengatakan, bantuan fasilitas pendidikan ini sangat bermanfaat bagi ADI Sulteng. ‘’Kota Palu ini selalu panas hawanya, karena terletak persis di garis khatulistiwa. Jadi, ruang kuliah dan kantor ADI sangat membutuhkan AC,’’ katanya.

Relawan Laznas Dewan Dakwah mengajari Direktur ADI Palu menyeting proyektor dengan aplikasi android

Ia menambahkan, ADI Sulteng akan memulai perkuliahannya pada September 2019 dengan para mahasiswa yang sudah lolos seleksi.

Selama menjalani pendidikan, mahasiswa-mahasiswa itu mengabdi kepada masyarakat dengan memakmurkan Masjid Dewan Dakwah dan mengajar ngaji anak-anak penghuni huntara.

‘’Selepas ADI, kader-kader dipersilakan melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah M Natsir di Jakarta. Atau, langsung mengabdi di pelosok Sulteng sesuai kebutuhan, papar Fadlilah.

Untuk membiayai ADI yang memberikan beasiswa penuh, Ketua Laznas Sulteng Syaiful Bahri mengajak masyarakat menyalurkan zakat dan infak melalui Laznas Dewan Dakwah Sulteng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *