Bupati Halsel Pastikan Copot Sekda

by
Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Foto: Istimewa.

Banyak pimpinan SKPD yang menunjukan kinerja buruk belakangan ini. Bahkan akibat ada yang sibuk mengurus politik sehingga berpengaruh terhadap kinerja mereka.

Wartapilihan.com, Halmahera Selatan – Para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) beberapa hari kedepan mulai was-was. Pasalnya, sebagian besar dari mereka baik pejabat esalon II, III dan IV bakal dinonjobkan Bupati usai Pemilihan Gubernur Malut ini. Kepastian adanya perombakan dan pergantian pejabat dilingkup Pemda Halsel itu dibenarkan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba.

Dikonfirmasi usai menyalurkan hak politiknya di TPS 1 Marabose, Rabu (27/6), Bupati membenarkan akan melakukan pergantian pejabat. “Segera mungkin kita lakukan pergantian. Setelah libur ini kita akan proses pergantian mereka, besok kita mulai proses,” ujarnya.

Meski tidak menyebutkan nama-nama pejabat akan didepak, namun dirinya memastikan sebagian besar pimpinan SKPD yang ada di lingkup Pemda Halsel akan dinonjobkan. Bahkan nama Sekda Halsel, Helmi Surya Botutihe juga masuk radar akan diganti. Bupati pun menegaskan akan menonjobkan Helmi Surya Botutihe dari jabatan Sekda.

“Segera mungkin kita proses pergantian mereka. Termasuk beliau (Sekda). Saya kira tunggu saja nanti,” tegasnya.

Rencana perombakan pimpinan SKPD ini kata mantan ketua DPRD Halsel itu, bukan karena kepentingan politik Pilkada yang saat ini berlangsung, tapi semata-mata masalah kinerja.

Menurutnya, banyak pimpinan SKPD yang menunjukan kinerja yang buruk belakangan ini. Bahkan akibat ada yang sibuk mengurus politik sehingga berpengaruh terhadap kinerja mereka.

“Ini penyegaran dan tidak ada kaitan politik, tapi ini semata mata karena masalah kinerja. Memang masalah politik ini juga berpengaruh terhadap buruknya kinerja pimpinan SKPD,” pungkasnya.

Terkait dengan namanya disebutkan bakal diganti, Sekda Halsel, Helmi Surya Botutihe dikonfirmasi mengaku pasrah. Baginya, jabatan adalah amanah dari Allah SWT sehingga ketika dicabut maka harus diterima dengan ikhlas.

“Jabatan adalah amanah jadi kalau Allah cabut ya harus diterima dengan ikhlas,” ujarnya singkat.

Ahmad Zuhdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *