TBM Cinta Gresik Bertransformasi, Integrasikan Kecerdasan Buatan dalam Literasi Warga

by

GRESIK, WARTAPILIHAN —Taman Baca Masyarakat (TBM) Cinta di Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melakukan transformasi signifikan dalam pendekatan literasinya. Tidak sekadar menjadi ruang baca konvensional, TBM ini mulai mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai basis pembelajaran sains bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan spesial peringatan Milad TBM Cinta yang diselenggarakan pada Minggu (14/12/2025). Acara ini terlaksana berkat kolaborasi TBM Cinta dengan komunitas Rangkul Gresik. Langkah progresif integrasi AI diambil untuk merespons kebutuhan dan karakteristik cara belajar generasi Alpha dan Beta yang sangat lekat dengan teknologi digital.

Ketua TBM Cinta, Titik Parwati Hesti, menyatakan bahwa TBM yang berlokasi di Jalan KH Kholil tersebut merupakan satu-satunya TBM yang beroperasi di Kecamatan Gresik. Pihaknya menyadari perlunya inovasi agar relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami memiliki program untuk mengembangkan AI sebagai basis ilmu sains. Tujuannya adalah membuat karya-karya sains dengan bantuan AI,” ujar Titik. Menurut dia, pendekatan ini diharapkan mampu menarik minat, memotivasi belajar, dan mempermudah anak-anak dalam memahami materi pelajaran yang kompleks.

Transformasi fungsi TBM ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai lembaga. Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) Gresik, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan yang sangat kuat terhadap inisiatif dan program-program inovatif yang dikembangkan TBM Cinta.

Dukungan serupa disampaikan Lurah Kemuteran M Rizal Ghithrif. Ia meminta warga untuk memandang TBM Cinta lebih dari sekadar tempat peminjaman buku. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan TBM sebagai pusat sumber daya pengetahuan untuk memecahkan masalah riil di masyarakat.

“Warga diminta memanfaatkan semua fasilitas dan sumber ilmu di TBM Cinta untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan, seperti pola asuh (parenting) hingga masalah tumbuh kembang anak,” kata Rizal.

Penguatan kualitas generasi penerus juga menjadi sorotan Direktur RS Muhammadiyah Gresik dr Farida Nur Aini, SpPK, FisQua. Ia mengingatkan pentingnya mempersiapkan fondasi yang kokoh bagi anak-anak di tengah tantangan masa depan yang semakin kompleks.

“Jangan meninggalkan generasi yang lemah. Kita harus mempersiapkan anak-anak yang kuat sebagai penerus bangsa,” tegas Farida, menggarisbawahi peran krusial literasi dini dan penguasaan teknologi.

Acara milad ini turut dihadiri oleh perwakilan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Pertamina Lubricants dan CSR Bank Muamalat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas TBM Cinta dalam mengembangkan program-program inovatif berbasis sains dan teknologi bagi masyarakat Gresik.