Muhammadiyah Terjunkan Relawan untuk Edukasi Prokes dan Vaksin Pemudik

by

Kegiatan edukasi bagi pemudik ini berharap jadi upaya untuk memastikan perjalanan mudik akan berlangsung aman dan sehat. Mengingat pandemi belum berakhir ini sebagai upaya pencegahan adanya kenaikan kasus Covid-19.

Wartapilihan.com, Jakarta – Pemerintah secara resmi mengijinkan masyarakat di seluruh penjuru tanah air kembali melakukan ritual mudik lebaran. Kebijakan ini berbeda dengan kebijakan pada duatahun sebelumnya yang melarang perjalanan mudik. Meskpun masa pandemi secara resmi belum berakhir, namun pemerintah memberikan ijin dalam perjalanan mudik dengan berbagai syarat.

Mengingat antusiasme pemudik akan sangat tinggi dan arus perjalanan orang akan sangat banyak, maka diperlukan antisipasi demi keamanan dan kesehatan bagi para pemudik. Pemerintah telah merilis persyaratan protokol kesehatan (prokes) yang harus dijalankan oleh pare pemudik.

Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, akan menerjunkan Tim RCCE untuk melakukan edukasi protokol kesehatan dan vaksin Covid-19, sebagai pengingat bagi para pemudi untuk tetap menjalankan protokal kesehatan dan melakukan vaksinasi sebelum perjalanan.

“Tim RCCE MPKU PP Muhammadiyah akan bekerja di delapan kota, yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Pekalongan, Semarang, Surabaya dan Makassar. Tim daerah akan menugaskan relawan-relawan edukasi, pada titik-titik penting jalur mudik, seperti terminal/stasiun keberangkata dan kedatangan, rest area, posko mudik, lokasi mudik gratis/bareng, dan lain-lain yang akan bekerja dimulai pada tanggal 27 Mei 2022 hingga 3 Mei 2022,” kata Koordinator Relawan dan Pelatihan Tim RCCE MPKU PP Muhammadiyah, Dede Dwi Kurniasih, Jumat (22/4/2022).

Dalam hal ini, pemudik dapat juga meminta bantuan kepada relawan tIm RCCE MPKU PP Muhammadiyah, jika membutuhkan pertolongan kesehatan. “Diharapkan pemudik tidak perlu merasa takut atau khawatir jika mendapati gangguan kesehatan selama perjalanan mudik, sebaiknya dapat meminta bantuan relawan,” ujar Dede.

MPKU PP Muhammadiyah melalui Tim RCCE selama pandemi Covid-19 ini, ungkap Dede, telah melakukan edukasi 3M+ dan vaksinasi kepada lapisan masyarakat, seperti warga, guru, anak, ibu hamil dan menyusui, manula, disabilitas, dan kelompok rentan lainnya di 21 kabupaten/kota.

Kegiatan yang selama ini dilakukan berupa Mobil Edukasi, Penyediaan sarana cuci tangan dan masker, Kunjungan warga ke pemukiman, sekolah, tempat ibadah, pasar, dan sarana umum lainnya, Webinar kapasitas bagi guru, serta Pertemuan tokoh agama dan masyarakat.

“Tim RCCE berupaya untuk memutus rantai persebaran covid-19 melalui edukasi protokol kesehatan dan ajakan vaksinasi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *