PKM Unpam Pahamkan Paradigma Hidup Bermasyarakat

by

Setidaknya ada 4 komponen yang harus dimiliki seseorang dalam bermasyarakat

Ahad, 3 Maret 2019, bertempat di RW 05 Kel Baktijaya, Kec Setu, Tangerang Selatan, Banten, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang (Unpam) Tangsel, menggelar baksi sosial.

Tim terdiri para dosen yakni Teguh Yuwono, Hengki Hermawan, Surasni, Achmad Sumali, Angga Rovita, Renny Anggraini, Lucia Maduningtias, Syarifah Ida Farida, Muhammad Yudha Alhabsyi, dan Ugeng Budi Haryoko. Mereka disertai sejumlah mahasiswa seperti Ananda Vikardo.

Kepada pengurus RW, RT, ibu-ibu PKK dan para tokoh masyarakat setempat yang hadir, Teguh Yuwono cs memaparkan pentingnya hidup bermasyarakat. Setidaknya ada 4 komponen yang harus dimiliki seseorang dalam bermasyarakat: 1) Kesadaran sebagai bagian dari masyarakat, 2) Tanggungjawab dalam setiap aktivitas di masyarakat, 3) Percaya diri untuk berani bersosialisasi di masyarakat, serta 4) Memiliki kepedulian terhadap sesama anggota masyarakat dan lingkungannya.

Selain penyuluhan pemahaman hidup, Tim PKM Unpam juga memberikan kenang-kenangan berupa alat-alat tulis, seperti: white board, spidol, buku, file folder, dan lain-lain.

‘’Acara dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,’’ ucap Ketua RW 05 Tularji yang baru terpilih sekitar dua bulan lalu.

Teguh Yuwono memaparkan lebih lanjut bahwa sudah saatnya organisasi lingkungan seperti RW berani membuat terobosan menggandeng akademisi dalam memperdayakan masyarakatnya.

‘’Pembangunan fisik di komplek Permata Pamulang sudah cukup baik. Kepengurusan warga perlu mulai bergerak membangun SDM masyarakat,’’ ajak Teguh.

Ia menambahkan, pembangunan SDM di lingkungan masyarakat dapat dimulai dari bagaimana setiap warga berani keluar rumah untuk berkontribusi, berperan serta dalam berbagai kegiatan yang RW programkan. Hal ini tentu akan menstimulun terjadinya kompetensi SDM, baik di bidang pengetahuan bermasyarakat, keterampilan bermasyarakat dan pengalaman bermasyarakat yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas SDM warga tersebut.

Ajakan Tim PKM Unpam menarik perhatian para pengurus organisasi lingkungan serta tokoh masyarakat yang hadir. Banyak pertanyaan mengemuka, seperti bagaimana mendorong para pemuda agar mau berkiprah di masyarakat.

Teguh menjelaskan bahwa komunikasi memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, ia menegaskan, komunikasi itu tidak saja tentang apa yang disampaikan, tapi juga bagaimana cara menyampaikan. Maka sebagai pemimpin lingkungan sudah saatnya tidak memerintah warganya, namun memberdayakannya.

‘’Dalam memberdayakan, ketua RW tentu perlu memperdekat jarak dengan warganya. Oleh karena itu, ‘kedepankan kaki bukan mulut’. Silaturahmi pemimpin dan tokoh masyarakat ke warganya yang disertai keteladanan pada gilirannya akan mengarahkan terbentuknya sikap pemimpin yang sesuai dengan falsafah bangsa ing ngarso sung tuladha, ing madya mbangun karso, tut wuri handayani,’’ tutur Teguh.

Ketua RW dan Ketua Pelaksana PKM, Hengki Hermawan, sepakat agar kegiatan ini berkesinambungan dalam program pemberdayaan SDM di lingkungan RW 05.

Acara diakhiri dengan tukar cinderamata dan foto bersama Tim PKM Unpam dan peserta kegiatan.