Gerakan Tani Dukung 01

by

Gerakan Tani Nelayan akan jadi bagian penting, bahkan tulang punggung pemenangan pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Wartapilihan.com, Jakarta – Gerakan Tani Nelayan Nusantara Indonesia untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin mendeklarasikan diri sekaligus menyatakan janjinya untuk door to door memangkan pasangan nomor urut 01.

Janji itu disampaikan dalam acara deklarasi yang digelar di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, yang dihadiri oleh Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto.

Ketua Gerakan Tani Nelayan Nusantara Indonesia untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Al Amin Nur Nasution mengatakan, 25 wilayah hadir dalam deklarasi ini. Meliputi perwakilan dari pengurus cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Indonesia dari Kabupaten/Kota se-Jabar, Kab/Kota se-Provinsi Banten, dan se-DKI Jakarta.

Dia menjelaskan, 29 persen dari total petani dan nelayan di Indonesia itu adalah warga Nahdatul Ulama (NU). Mereka mengkonsolidasikan diri dalam wadah itu.

“Intinya, ketika orang tua kita, panutan kita maju dalam pertarungan Pilpres, ketika warga Nahdliyin maju, maka yang kita lakukan hanya satu, yakni memperjuangkannya untuk menang,” ujar Al Amin.

Dalam orasinya, Hasto mengajak anggota Gerakan Tani Nelayan Nusantara bisa langsung bergerak ke bawah, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin pro rakyat yang tercermin dalam diri Jokowi dan KH Ma’ruf Amin.

“Kami percaya, Gerakan Tani Nelayan akan jadi bagian penting, bahkan tulang punggung pemenangan pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Kita manfaatkan H-15 ini untuk terjun ke bawah,” ujar Hasto.

Dia memastikan komitmen Jokowi-Ma’ruf terhadap kalangan tani dan nelayan. Sebab dari sisi kesejarahan, tani dan nelayan adalah juga wong cilik. Sehingga ada kedekatan antara kaum Nahdliyin dengan Soekarnois.

“Dari para petani dan nelayan inilah, maka Nahdliyin dan Soekarnois tumbuh bersatu untuk membangun bangsa Indonesia yang berkarakter pancasila,” jelas Hasto.

Kata Hasto, dalam kepemimpinan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, tercermin persatupaduan antara Nahdliyin dan Soekarnois yang menyatu dan tak bisa dibedakan.

“Semangat hubbul wathon minaliman yang bergema, bahwa membela tanah air bagian dari iman. Kita bersatu karena kita ingin NKRI dengan Pancasila tetap berdiri,” jelasnya.

Kata Hasto, Jokowi-Kiai Ma’ruf akan menjadi model kepemimpinan Indonesia ke depan. Yakni bersatunya antara umaro dan ulama, juga ulama dan umaro. Ini satu nafas kepemimpinan nasional.

Adi Prawiranegara