eLKISI Bagikan Bingkisan Syawal untuk Muslim Rohingya Myanmar

by

Shukriya Indonesia, thuarar madad. Indonesiar manshalala ara Rohingya e’ bashi dua gari (Terimakasih Indonesia, sudah membantu kami warga Rohingya Arakhan. Kami doakan Indonesia),” tutur Faizul, tokoh masyarakat Desa Than Taw Li, Rakhine, Distrik Sittwe, Myanmar.

Ucapan terimakasih itu disampaikan mewakili warga desa, usai menerima paket sembako dari donatur eLKISI Jawa Timur, Indonesia, Ahad (7/6).

Bingkisan Syawal tersebut terdiri beras, tepung, kacang, dan minyak goreng.

Warga Kamp Than Taw Li, berasal dari Kota Sittwe. Agresi ekstrimis Buddha dan militer pada 2012 menyebabkan warga Muslim Rohingya dan Suku Kaman dipaksa masuk ke kamp-kamp pengungsian di Rakhine.

Di permukiman khusus tersebut, mereka tidak bebas untuk keluar dan harus mengurus izin khusus jika ada kepentingan mendesak.

Otorita setempat mengatakan penempatan orang Rohingya di permukiman khusus ditempuh demi keselamatan mereka untuk mencegah bentrokan dengan komunitas Buddha. Akan tetapi, Rohingya menyatakan ingin kembali ke tanah yang semula menjadi kampung halamannya

Ekstrimis Buddha menuding Rohingya ‘mencaplok tanah hak milik warga asli Rakhine’.

Bekerjasama dengan Laznas Dewan Dakwah dan Relawan Kemanusiaan Myanmar, donatur eLKISI membagikan puluhan paket bantuan kebutuhan pokok warga kamp.

”Sebagai institusi pendidikan bertaraf internasional, eLKISI juga peduli pada persoalan kemanusiaan di Dunia Islam. Maka kami bantu pengungsi Rohingya yang menjadi korban tragedi kemanusiaan di Myanmar,” tutur Direktur eLKISI KH Fathur Rohman, yang pernah mengunjungi Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh dan Medan.