Bermanfaatkah Susu Sapi Bagi Maanusia?

by
https://mymilk.com

Benarkah susu sapi tidak bermanfaat buat manusia? Bagaimana para pakar menanggapi informasi ketidak manfaaan susu sapi yang viral pekan ini.

Wartapilihan.com, Jakarta –Susu sapi dinilai tidak memberi manfaat, bahkan banyak kebohongan di dalamnya.  Terlebih bagi bayi, susu sapi dinilai tidak perlu gantikan Air Susu Ibu (ASI).

Menurut pandangan dokter anak, Nadia Dwi Insani, pada intinya tetap wajib mengusahakan ASI bagi bayi, dengan kata lain, wajib diusahakan semaksimal mungkin. Namun, sebagai praktisi di lapangan, ia menemukan, tidak semua ibu dapat mencukupi ASI bagi bayinya. Terlebih, tidak semua orang mendapatkan donor susu.

“Dan ada beberapa kondisi bayi yang memang tidak boleh ASI karena membahayakan. Atau ada beberapa kasus yang memang butuh susu khusus (formula),” ujar dokter Nadia, kepada Warta Pilihan.

Menurut Nadia, kandungan sufor pada susu sapi tetap memberi banyak manfaat, tetapi tidak boleh digunakan secara primer, melainkan pada saat tertentu saja.

“Ibaratnya kalo sholat, harusnya berdiri. Tapi kalo sakit, kan tetap boleh duduk, boleh tidur, bahkan boleh hanya dengan isyarat jika lumpuh,” tuturnya.

“Jadi, sufor ini sifatnya rukhsoh. Tidak haram digunakan, dan sepanjang pengalaman klinis saya, penggunaan sufor baik-baik saja kok,” lanjut Nadia.

Nadia menekankan, susu formula atau susu sapi bisa menjadi jalan keluar bagi ibu yang harus kemoterapi karena kanker, juga bagi yang mengidap HIV/AIDS.

“Dalam dunia medis, semua ditimbang asas manfaat dan mudharat. Jadi, jangan juga menghakimi susu sapi secara berlebihan. Tetap bermanfaat dalam kondisi darurat,” jelasnya.

Sementara itu, Abdul Rahman, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menjelaskan, susu sapi tetap memiliki manfaat. Dalam Islam, Rasulullah shalallahu alaihi wa Sallam sebagai teladan terbaik pun meminum susu.

“Memang hanya manusia yang minum susu sapi, makhluk lain enggak. Manusia minum susu, susu sapi dan kambing. Susu itu nutrisinya lengkap.  Jadi kalau  dikatakan tidak berguna, tidak benar juga,” papar dosen yang juga sibuk menjadi Koordinator Pengembangan di Masjid Ukhuwah Islamiyah (MUI), kepada Warta Pilihan.

Susu pada dasarnya mengalami proses yang sangat steril. Nutrisi yang terkandung berupa karbohidrat, lemak dan protein, tutur Rahman, sangat bagus untuk tubuh.

“Kalau susu dibiarkan, maka akan cepat membusuk. Berarti itu tanda bahwa susu itu baik, karena mikroorganisme bertumbuh di situ. Artinya bermanfaat bagi manusia,” lanjut dia.

“Yang dikhawatirkan adalah menghilangkan ASI karena ada susu formula. Jadi kita tidak bisa memahami (susu) secara kaku, apalagi tidak punya pengetahuan dengan susu, dengan nutrisi,” pungkasnya.

Eveline Ramadhini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *