Aksi Relawan Mandiri Alumni IPB Gelar Pelatihan Kebencanaan

by

Dalam pelatihan, para peserta menikmati sajian materi tentang takrif bencana, jenis dan karakteristiknya, siklus bencana, serta disaster stakeholders.

‘’Gempaaa!’’ Demi mendengar seruan ini, sejumlah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) University kontan berlarian. Bukan keluar Gedung Alumni IPB, melainkan ke ketua kelompok ‘’Gempa’’ yang tadi berseru.

Adegan tersebut mewarnai Pelatihan Dasar-dasar Kebencanaan yang berlangsung di Gedung Alumni IPB Baranangsiang, Bogor, Ahad (29/9).

Pengurus ARM HA-IPB juga mengikuti pelatihan

Sebanyak 47 peserta yang berasal dari mahasiswa dan alumni IPB, menjadi peserta pelatihan yang digelar Aksi Relawan Mandiri (ARM) itu. ARM adalah badan otonom yang dibentuk Himpunan Alumni (HA) IPB University khusus untuk mewadahi kepedulian pada kebencanaan.

‘’Aksi Relawan Mandiri merupakan badan otonom kemanusiaan  HA-IPB University yang dibentuk sebagai amanat rapat kerja nasional kedua bulan Februari 2019. ARM bertujuan untuk turut meringankan derita korban bencana alam, bencana teknologi, darurat kesehatan, dan situasi krisis kemanusiaan lainnya di Nusantara melalui peran aktif para alumni IPB University,’’ papar Sekjen DPP HA-IPB University, Walneg S Jas.

Keseriusan kerja kelompok peserta pelatihan

Pelatihan sehari tersebut diampu oleh pakar manajemen kebencanaan dan kemanusiaan, Ahmad Husein. Alumnus Fakultas Perikanan IPB ini berpenglaman puluhan tahun sebagai wartawan. Husein yang menyelesaikan pendidikan masternya di Universitas Indonesia (UI) juga belasan tahun bekerja di Federasi Palang Merah Internasional. Kini ia wakil ketua ARM HA-IPB.

Dalam pelatihan, para peserta menikmati sajian materi tentang takrif bencana, jenis dan karakteristiknya, siklus bencana, serta disaster stakeholders.

Selain teoritis, materi juga dihayati secara partisipatif dalam bentuk diskusi kelompok. Ada kelompok gempa, erupsi, banjir, longsor, dan karhutla.

Menurut Ketua ARM HA-IPB, Nurbowo, pelatihan yang kali pertama digelar ini bertujuan merekrut relawan muda dan berkualitas. ‘’Para peserta memiliki komitmen untuk aktif mengikuti kegiatan ARM HA-IPB setidaknya selama satu tahun,’’ ujarnya. Selain diprioritaskan mengikuti training-training lanjutan, alumni pelatihan ini juga akan diajak tandem ke lapangan.

Peserta, panitia, dan pengurus ARM HA-IPB

Sebelum pelatihan,  Tim ARM HA-IPB terjun ke Riau untuk menyampaikan bantuan jamaah Masjid Alumni IPB berupa 2000 masker standar N95, 100 tabung oksigen portabel, dan sejumlah obat-obatan.

Bantuan diserahkan melalui Posko Korban Asap Rumah Sakit Ibnu Sina (RSIS) Pekanbaru. 

Tim bersama mitra kerja LAZNAS Dewan Dakwah dan Tim Medis RSIS kemudian turut menyalurkan bantuan di Desa Air Hitam, Kec Ukui, Kab Pelalawan, pada Rabu (25/9).

Bantuan disertai penyuluhan itu juga disalurkan kepada murid dan warga sekitar SMP Islam Nurul Hidayah Palas, Rumbai, pada Kamis (26/9).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *