INGIN SUKSES DUNIA AKHIRAT, TINGGALKAN YANG MERAGUKAN TERAPKAN YANG MEYAKINKAN! (Menyambut 11 Tahun Pesantren At-Taqwa Depok)

by

Oleh: Dr. Adian Husaini
(Pendiri Pesantren At-Taqwa Depok)

Ingat pesan Rasulullah saw: “Tinggalkan yang meragukan; lakukan hal yang tidak meragukan!” (Da’ maa yariibuka ilaa maa laa yariibuka!). (HR Tirmidzi).

Imam an-Nawawi menempatkan hadits Nabi itu pada urutan ke-11 dalam Kitab Hadits al-Arba’in an-Nawawiyah! Ini menunjukkan, betapa pentingnya kedudukan hadits ini dalam kehidupan kita sehari-hari, agar kita meraih sukses dunia akhirat.

Dalam bidang pendidikan, kita sepatutnya menerapkan petunjuk Rasulullah saw ini. Jangan berspekulasi menerapkan konsep yang masih meragukan! Padahal, ada konsep pendidikan yang memiliki landasan kokoh dalam al-Quran, hadits, dan penerapannya sepanjang sejarah Islam.

Itulah konsep ta’dib! “Beradablah dan berilmulah,” kata Umar bin Khathab r.a. Ali bin Abi Thalib menjelaskan cara menerapkan perintah Allah “Quu anfusakum wa-ahliikum naaraa!” adalah dengan dua hal, yaitu: “Addibuuhum wa-‘allimuuhum!”

Jadi, kalau mau sukses pendidikan, lakukan dua hal saja: didiklah anak-anak menjadi insan beradab dan berilmu! Itu saja!

Nah, untuk suksesnya program pendidikan unggul itu, yang pertama kali harus dilakukan adalah melahirkan guru-guru beradab. Sebab, gurulah – dengan izin Allah — yang menjadikan anak itu semakin kuat fitrah keimanannya atau justru semakin rusak iman dan akhlaknya.

Bahkan, lebih parah lagi, orang tua dan guru bisa membentuk anak-anak dan muridnya memiliki sifat-sifat seperti kaum Yahudi. Begitu peringatan Rasulullah saw.

Karena itulah, dalam pendidikan, kita yakin, baik dan buruknya pendidikan kita bergantung pada kualitas gurunya. Ini hal yang meyakinkan!

*****
Pesantren At-Taqwa Depok telah beberapa kali menggelar acara “KURSUS SINGKAT GURU BERADAB”. Total, sekitar 80 guru dan pimpinan lembaga pendidikan yang mengikuti KSGB.

Setelah beberapa kali KSGB berjalan, bertambahlah keyakinan, bahwa kita – umat Islam — sejatinya memiliki konsep pendidikan yang unggul dan sudah terbukti hasilnya dalam sejarah.

Pesantren at-Taqwa Depok, selama sebelas tahun telah berusaha merumuskan konsep dan menerapkan konsep tersebut dalam pendidikan sehari-hari. Enam angkatan lulusan sudah dihasilkan. Alhamdulillah, hasilnya mulai kelihatan.

Pesantren At-Taqwa Depok memberanikan diri mengajak para pakar, praktisi dan pejuang pendidikan untuk menyimak langsung dan berdiskusi dengan pimpinan dan guru-guru di pesantren. Kami menyadari masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki. Tetapi, setidaknya, sudah ada konsep yang jelas dan hasilnya bisa dievaluasi dan dikritisi.

Pesantren At-Taqwa Depok mulai beroperasi dengan satu konsep yang meyakinkan! Konsep ta’dib ini telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah saw, para sahabat Nabi, dan generasi-generasi berikutnya. Konsep ini telah ditulis oleh para ulama dalam ribuan kitab tentang adab dan ilmu!

Kita masih ingat benar kata-kata mutiara Pak Natsir: “Suatu Bangsa Tidak Akan Maju, Sebelum Ada Diantara Bangsa Itu Segolongan Guru Yang Suka Berkorban Untuk Keperluan Bangsanya.”

Di kalangan pondok pesantren, sangat dipahami, bahwa “guru lebih penting dari pada materi ajar dan metode pembalajaran. Tapi, jiwa guru lebih penting daripada guru itu sendiri!”

Sejarah perjuangan kemerdekaan kita tidak bisa dilepaskan dari peran guru-guru beradab, seperti Haji Abdul Karim Amrullah, HOS Tjokroaminoto, KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, A. Hassan, Haji Agus Salim, Syekh Ahad Soorkati, Mohammad Natsir, Hamka, Jenderal Sudirman, Syekh Arsyad Thalib Lubis, dan sebagainya. Dari para guru beradab itulah lahir murid-murid hebat yang melanjutkan perjuangan para guru beradab itu. Mereka terus berjuang mengangkat harkat dan martabat umat dan bangsa kita.

Pengalaman selama ini, semakin menguatkan keyakinan kita, bahwa kita memiliki konsep ideal dalam pendidikan. Konsep itu pun bisa diterapkan; bukan utopis atau angan-angan. Berbagai kekurangan dan kelemahan bisa dievaluasi dan diperbaiki!

Jadi, kita tak perlu ragu untuk menerapkan konsep pendidikan yang meyakinkan dan meninggalkan yang meragukan! Hidup di dunia ini hanya sekali, setelah itu kita mati! Tidak patut kita buang-buang waktu, coba konsep itu dan ini! Pilih yang pasti dan tidak meragukan!

Semoga Allah menolong kita! Amin! (***)