Dalam dunia bisnis kuliner yang sangat kompetitif, dibutuhkan strategi unik agar bisa menarik perhatian pasar. Salah satu contoh menarik adalah bisnis burger yang dikaitkan dengan sosok Aldi Taher.
Dikenal sebagai figur publik yang kontroversial sekaligus kreatif, Aldi Taher memanfaatkan popularitasnya untuk membangun daya tarik bisnis kuliner, termasuk usaha burger.
1. Personal Branding sebagai Daya Tarik Utama
Strategi utama yang digunakan adalah kekuatan personal branding. Nama Aldi Taher sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, baik melalui dunia hiburan maupun media sosial. Hal ini memberikan keuntungan besar karena:
- Mudah dikenali (brand awareness tinggi)
- Menarik rasa penasaran konsumen
- Memiliki basis penggemar sendiri
Dengan menjadikan nama dirinya sebagai bagian dari brand, bisnis burger ini tidak perlu memulai dari nol dalam hal pemasaran.
2. Viral Marketing & Sensasi Media Sosial
Di tengah scroll tanpa henti tiap hari, orang tuh nggak selalu pilih yang paling bagus. Yang kepilih biasanya… yang paling keinget.
Makanya brand yang sering muncul, walaupun simpel atau bahkan aneh, justru punya peluang lebih besar dilirik. Apalagi kalau tampilnya beda sendiri di antara yang lain-auto bikin orang berhenti scroll.
Terus makin rame dibahas, makin keliatan penting. Padahal ya belum tentu juga soal kualitas. Tapi karena “ada di mana-mana”, jadi ikut kebawa arus.
Gaya promonya juga khas-random, nyeleneh, bawa-bawa nama publik figur, sampai spam komen. Ujungnya? Netizen sendiri yang nerusin nyebarin.
Di zaman sekarang, yang penting bukan cuma bagus. Tapi… keinget
3. Diferensiasi Produk
Agar tidak kalah saing dengan brand burger lain, diperlukan pembeda (unique selling point). Dalam konteks ini, diferensiasi bisa berupa:
- Nama menu yang unik dan nyeleneh
- Packaging yang menarik dan “out of the box”
- Konsep yang mengikuti karakter Aldi Taher
Dengan diferensiasi ini, konsumen tidak hanya membeli makanan, tetapi juga pengalaman.
4. Target Pasar yang Jelas
Strategi bisnis ini menyasar:
- Anak muda (Gen Z & Milenial)
- Pengguna aktif media sosial
- Fans atau orang yang familiar dengan Aldi Taher
Penentuan target pasar yang tepat membuat strategi promosi lebih fokus dan efektif.
5. Memanfaatkan Tren Kuliner Kekinian
Bisnis burger termasuk dalam kategori makanan cepat saji yang selalu diminati. Dengan mengikuti tren seperti:
- Konsep street food modern
- Kolaborasi dengan influencer
usaha ini memiliki peluang besar untuk berkembang jika dikemas dengan baik.
Kesimpulan
Strategi bisnis “Burger Aldi Taher” berfokus pada pemanfaatan personal branding dan kekuatan viral marketing. Dengan menggabungkan kreativitas, diferensiasi produk, serta pemahaman target pasar, bisnis ini memiliki peluang untuk berkembang di tengah persaingan industri kuliner. Namun, keberlanjutan usaha tetap bergantung pada kualitas produk dan konsistensi strategi yang dijalankan.
Penulis:
Yasufa Rizky (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, universitas Pamulang)

