Ustaz Adi Hidayat Dukung Prabowo

by

Tak hanya mendukung, UAH juga terlihat mendoakan Prabowo. Dia memegang dada sebelah kiri Prabowo sambil mengucapkan doa.

Wartapilihan.com, Jakarta — Masyarakat Indonesia pekan ini dikejutkan oleh empat ulama besar yang menyatakan dukungannya untuk paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Setelah Ustaz Bachtiar Nasir dan Syekh Ali Jaber, Kamis (11/4) sore Ustaz Abdul Somad (UAS) menyatakan dukungannya secara tersirat melalui tayangan video eksklusif di TVOne.

Hanya selang sehari, dukungan yang disampaikan oleh UAS kepada Prabowo-Sandiaga. Kini giliran Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyatakan dukungan.

Berdasarkan video yang diterima Warta Pilihan, momen tersebut berada di kediaman Prabowo di Bojong Koneng, Hambalang, Bogor. Momen itu diabadikan dalam video oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan. Video itu kemudian diunggah oleh Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjutak di akun Twitternya.

“Setelah UAS, kini UAH pun mendoakan dan mendukung Pak @prabowo agar memimpin Indonesia 2019-2024 dengan penuh amanah,” tulis Dahnil dikutip Wartapilihan.com, sabtu (13/4).

Tak hanya mendukung, UAH juga terlihat mendoakan Prabowo. Dia memegang dada sebelah kiri Prabowo sambil mengucapkan doa. Belum diketahui kapan dan dimana pertemuan tersebut berlangsung. Namun, hingga kini Dahnil Anzar belum merespons pesan WhatsApp yang dikirim redaksi Warta Pilihan.

Sementara, imam Islamic Cultural Center (ICC), masjid terbesar di New York, Amerika Serikat, asal Sulawesi, Muhammad Syamsi Ali mengatakan bahwa UAS dan UAH merupakan representasi para ulama dan umat Islam Indonesia. Karenanya, pilihan untuk melabuhkan pada pasangan 02 merupakan bentuk istikharah dan pengamatan panjang kedua ulama tersebut selama berdakwah di penjuru Indonesia

“Saya tidak melebih-lebihkan jika mengatakan bahwa dua ulama muda inilah saat ini Yang mewakili wajah keilmuan dan keumatan di Indonesia. Semoga Allah menjaga mereka berdua. Saya termasuk yang mengagumi keduanya,” kata Shamsi Ali dalam akun twitter pribadinya.

Adi Prawiranegara