Tim Advokasi Minta Hakim Membebaskan Jonru

by
Jonru Ginting bersama pengacaranya. Foto : tribunnews.com

Koordinator Tim Advokasi Muslim kasus Jonru, Djudju Purwantoro minta hakim membatalkan putusan hukum untuk Jonru Ginting.

Wartapilihan.com, Jakarta –-Persidangan keempat Jonru yang digelar hari ini (22/1) di Pengadilan Negeri beragendakan Putusan Sela untuk Jonru. “Ini akan membuktikan apakah dakwaan Jaksa telah memenuhi sarat formil dan smateriil sesuai Pasal 143 KUHAP atau tidak,” terang Djudju kepada wartawan.

“Berdasar nota keberatan (eksepsi) yang kami sampaikan pada sidang kedua lalu, kami telah menemukan banyak kecacatan formil yang tidak dipenuhi dalam dakwaan Jaksa. Karena itu sebenarnya telah cukup alasan hukum Majelis Hakim patut menerima eksepsi kami. Jika eksepsi kami ditolak maka akan timbul kekacauan hukum pada agenda pemeriksaan pokok perkara,” jelas pengacara itu.

Menurut Djudju, bagaimana akan membuktikan suatu perbuatan (materiil) jika aspek formilnya banyak kecacatan, karena itu ia meyakini Majelis Hakim menerima eksepsi tim penasihat hukum Jonru dengan putusan dakwaan batal demi hukum atau setidak-tidaknya dakwaan tidak dapat diterima.

“Persidangan hari ini kami berharap seluruh pihak baik Jaksa maupun Majelis Hakim bersikap fair, adil dan objektif dalam memeriksa perkara ini. Karena Jonru bukanlah seorang krimimal, melainkan korban kriminalisasi yang dibungkam oleh penguasa akibat nalar kritisnya terhadap penguasa,” paparnya.

Tim Advokasi Muslim Jonru percaya bahwa upaya-upaya kediktatoran penguasa saat ini terhadap para ulama dan aktivis yang dikriminalisasi akan berakhir dengan kekalahan melalui jalur hukum yang adil, independen dan bijaksana. “Masyarakat telah melihat bagaimana kezaliman merajalela melanda Indonesia, dengan menggunakan UU ITE sebagai upaya membungkam kebebasan menyuarakan kebenaran dan keadilan,”tegas Djudju.

Jonru Ginting dijadikan tersangka karena postingannya yang kritis terhadap pemerintah. Misalnya tulisan atau memenya tentang banyaknya mafia China di Indonesia, banyaknya pahlawan kita yang nonMuslim dan lain-lain.

Jonru Ginting dijerat polisi dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) dan atau pasal 35 Jo pasal 51 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf (b) angka (1) jo pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 156 KUHP tentang Penghinaan Terhadap Suatu Golongan. II
Izzadina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *