Terjebak di Hutan, Da’i Kita Shalat di Pohon

by

Perjuangan belum selesai. Harus naik boat kayu kecil untuk mencapai Kampung Aranday. Perjalanan 6-7 jam ini melintasi laut dan tiga sungai yang berbuaya.

Apa boleh buat, jalur perbatasan Kab Manokwari Selatan-Teluk Bintuni, Papua Barat, kembali nyaris putus, Sabtu (4/5). Hujan lebat sebelumnya membuat jalur darat penghubung satu-satunya itu  menjadi lembah tanah berlumpur.

Akibatnya, ruas jalan trans sepanjang 5 km dari Distrik Gunung Botak,  Tahota, hingga Distrik Mameh, dijejali mobil dan truk serta beberapa motor, yang terpaksa berhenti. Sebagian bahkan terkubur dan terguling.

Salah satu peserta mendadak off road itu adalah mobil 4WD Merah yang ditumpangi dua da’i Dewan Dakwah, M Ulin Nuha Nadama dan Anwar Yunus. Mereka mahasiswa STID (Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah) M Natsir Dewan Dakwah Jakarta, peserta program Kafilah Dakwah (Kafda).

Ulin dan Anwar bertugas di Distrik Aranday, Teluk Bintuni, membersamai senior mereka Ustadz Kabir Kokop yang sedang mendakwahi kaumnya.

Berhubung waktu dhuhur dan ashar sudah lewat sedangkan belum shalat, da’i kita bertindak cepat.

‘’Di dalam mobil rasanya sesak. Mobil tak bisa bergerak sama-sekali, kemacetan panjang,’’ lapor Ustadz Ulin Nuha dari Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (4/5) malam.

Darurat, Ustadz Anwar Yusuf,  keluar dari mobil. Ia lantas tayamum dan khusyu’ shalat di batang pohon roboh.

‘’Tidak ada tempat lain yang bersih, selain di atas batang pohon roboh. Juga untuk menghindari bahaya binatang buas,’’ imbuhnya.

Alhamdulillah, Ahad (5/5) pagi da’i Kafda berhasil tiba di Kota Bintuni.

Perjuangan belum selesai. Mereka harus naik boat kayu kecil untuk mencapai Kampung Aranday. Perjalanan 6-7 jam ini melintasi laut dan tiga sungai yang berbuaya.

Program Kafda Dewan Dakwah rutin dilakukan. Ketua Umum Dewan Da’wah, Mohammad Siddik MA, mengatakan, lembaganya menempatkan lebih 200 da’i untuk mendampingi masyarakat di daerah minus dalam memakmurkan Ramadhan 1440 H/2019.

‘’Melalui Program Kafilah Da’wah (Kafda), kami menempatkan 200-an dai ke pedalaman Nusantara hingga keluar negeri. Para da’i tersebut berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI),’’ papar Siddik.

Puluhan da’i Kafda STID Mohammad Natsir Jakarta, tahun ini ditempatkan di Muara Bungo Jambi, Manado Sulawesi Utara, Waringin Timur Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Baranusa dan Lembata Nusa Tenggara Timur, Pulau Enggano Bengkulu, Pulau Nias, Talangmamak Riau, Lunang Silaut Sumatera Barat, Gunung Bromo Malang, Gunung Wilis Kediri, Palu, dan Lombok serta Raja Ampat Papua.

Sedang Kafilah Daiyah (mahasiswi) ditempatkan di Desa Sukamekar, Kec Sukaraja, Kab Sukabumi, Jawa Barat. Sebagian lainnya bertugas di Kampung Deplangu, Desa, Kertajaya, Kec Sumur, Kab Pandeglang, Banten. Berikutnya di Kampung Kelapa Koneng, Desa Banyuasih, Cigeulis, Pandeglang.

Dewan Da’wah Jawa Timur menempatkan belasan da’i di beberapa daerah di Jawa Timur seperti Kediri, Malang, dan Blitar serta Madiun.

Selain itu, Dewan da’wah Jatim juga mengirim sepuluh da’i muda untuk memakmurkan Ramadhan di Singapura. Para juru da’wah belia berasal dari Ma’had Islamic Center eLKISI Mojokerto yang dipimpin KH Fathur Rohman.

‘’Program kafilah da’wah yang dinamakan Praktek Da’wah Ramadhan ini bekerjasama dengan Madrasah Huda pimpinan Ustadz Abdul Hakeem M Ismail,’’ tutur Kyai Fathur yang juga Sekretaris Dewan Da’wah Jatim.

Adapun da’i mahasiswa ADI Lampung bertugas di pedalaman Lampung Tengah dan Selatan serta Tanggamus. Sedang ADI Sambas mengirim da’i ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat bagian utara. Sementara itu, ADI Jawa Barat menempatkan da’i di daerah minus di Kabupaten Bandung.

ADI Aceh, Banten, Batam, Kupang, Bukittinggi, juga menempatkan para da’i mahasiswa di daerah-daerah pedalaman sekitarnya.

‘’Da’i-da’i bertugas membina spiritual masyarakat setempat, juga melakukan advokasi kebutuhan sosial-ekonominya melalui pembekalan ketrampilan hidup. Khusus Ramadhan, mereka mengajak warga setempat menghidupkan Ramadhan dengan amal ibadah,’’ terang Ketua Bidang Dakwah Dewan Dakwah, Ustadz Misbahul Anam.

Insya Allah para dai akan mengoptimalkan kebermanfaatan ZIS Anda melalui Program #Ramadhan Panen Pahala yakni: Paket Ta’jil, Ifthor/Bukber, Sembako, Kado Anak Yatim dan Dhuafa, Hadiah Lebaran Da’i. Juga tasaruf Zakat Fitrah, Mal, Fidyah, maupun Kafarah.

Partisipasi silakan menghubungi 021-31901233 atau SMS 0858-8282-4343. Rekening Bank Muamalat Indonesia (BMI) no 301-007-1846 atas nama LAZIS Dewan Dakwah.