Pelatihan Bagi Media Online

by
foto:istimewa

Lebih lanjut Amin menjelaskan tentang program-program unggulan Bimas Islam 2018. Pertama adalah Sapa. Program ini menurutnya adalah kegiatan untuk menyapa penyuluh agama yang ada di tanah air. Ia mengeluhkan jumlah penyuluh agama yang terbatas yang dapat dibantu oleh Departemen Agama. “Jumlahnya hanya 49.016 orang dari 207 juta umat Islam. Mereka hanya mendapat honor 500 ribu per bulan,” terangnya.

Kedua adalah program Salam. Silaturahmi dengan lembaga-lembaga keagamaan. Dalam program ini dilakukan pendekatan dengan ormas-ormas Islam di tanah air untuk semaraknya dakwah Islam di tanah air. “Bila ada penceramah dari luar negeri yang didatangkan ke Indonesia, ijinnya juga harus dari Bimas Islam,” paparnya.

Ketiga adalah Berkah, Belajar Rahasia Nikah. Program ini menurutnya usul dari almarhum KH Hasyim Muzadi untuk pembinaan pasangan-pasangan yang akan menikah. “Mereka akan dibimbing selama dua hari (16 jam),” terang Amin. Tahun 2017 lalu, anggarannya mencapai 59 milyar. Bimas Islam hanya bisa memberikan kursus calon pengantin 149 ribu pasang. Padahal tahun lalu sebanyak 1,9 juta orang menikah. “Ini dilakukan untuk terbentuknya keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Juga untuk mencegah banyaknya perceraian dan 70 persen perceraian itu karena permintaan istri,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *