Mikroplastik Menggelitik, Tradisi Islam Layak Dilirik

by
Sumber foto: http://www.borgenmagazine.com

Heboh mikroplastik dalam Air Minum Kemasan cukup menarik diskusi publik. Bagaimana khazanah Islam, sebagai agama yang dianut sebagian besar Penduduk Indonesia, menawarkan solusi management air minum ini?

Wartapilihan.com, Depok–Issue air dalam kemasan yang saat ini menjadi bagian dari keseharian hampir sebagain besar rumah tangga di perkotaan, tiba-tiba dibuat resah dengan kemungkinan adanya zat yang berpotensi membahayakan dan zat ini tidak kasat mata. Berukuran mikro, berbahan plastik. Mikroplastik. Issue ini tidak hanya memicu diskusi publik mengenai kandungan airnya, tapi juga dampak sampah plastik kemasan sekali pakai ini.

Berbagai upaya yang dilakukan untuk mendaur ulang plastik, hanya mengurangi sedikit dampak itu, yang pada suatu ketika alamlah yang akan menampungnya.  Misalnya program penarikan sampah plastik oleh salah satu merek air mineral, setelah terkumpul kemudian dicacah dan diekspor keluar negeri. Artinya sampah ini hanya berpindah tempat. Atau sampah plastik diubah bentuknya menjadi benda kreatif, inipun hanya menunda waktu, suatu saat akan dilempar juga ke alam.

Dari laman http://qirbah.blogspot.co.id, Di negeri yang katanya sadar lingkungan seperti AS sekalipun – menurut Worldwatch Institute – mereka hanya mendaur ulang sekitar 0.6 % dari plastik-plastik yang digunakannya, selebihnya menjadi sampah. Dunia saat ini memproduksi sekitar 300 juta ton plastik setiap tahunnya, bayangkan bila lebih dari 99%-nya kemudian menjadi sampah. Sampah-sampah plastik itu bertahan nyaris selamanya di bumi ini karena dia tidak bisa secara alami terurai kembali ke tanah.

Tradisi & sejarah kadang menyimpan kearifan yang mengagumkan. Kebiasaan membawa bekal air minum saat bepergian atau menyimpan stok air di rumah, tentu sudah berjalan dari dahulu. Tempat yang digunakan memang beragam sesuai budaya dan pengetahuan di daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *