Meski Ditolak MK, AILA Teruskan Perjuangan

by
foto:istimewa

Ditolaknya Judicial Review KUHP pasal 284, 285 dan 292 oleh lima hakim Mahkamah Konstitusi tidak menyurutkan langkah bagi Aliansi Cinta Keluarga untuk terus berjuang.

Wartapilihan.com, Jakarta –“Ini disikapi dengan arif meskipun putusan ini akan berdampak pada semakin rentannya masyarakat terhadap kejahatan kesusilaan seperti seks bebas, perkosaan dan perilaku LGBT. Putusan ini juga akan menyuburkan gerakan dan pemikiran anti moral dan agama yang berusaha menjauhkan masyarakat dari jati diri bangsa yang berketuhanan dan berkemanusiaan yang adil dan beradab,” kata Ketua AILA Rita Soebagio.

AILA sebagai pemohon Judicial Review itu mengucapkan apresiasi kepada empat hakim MK yang mendukung permohonan JR itu dan memberikan dissenting opinion yaitu ; Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.H., Dr. Anwar Usman, S.H., M.H., Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.H. dan Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.H.

“Perjuangan untuk keluarga Indonesia yang lebih beradab akan mendapat tantangan yang sangat besar dengan putusan JR ini , namun kami akan memperkuat ketahanan keluarga  melalui berbagai program pendukung lainnya seperti edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta program advokasi dan konsultasi bagi para korban kejahatan kesusilaan,” tegas AILA dalam pernyataan persnya siang ini (14/2).

AILA berharap masyarakat  Indonesia harus terus meningkatkan kewaspadaan dan menguatkan kontrol sosial untuk mencegah dampak putusan ini. Karena saat ini kejahatan kesusilaan dilakukan secara samar maupun terang terangan atas nama hak asasi dan kebebasan.  “Oleh karena itu AILA berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tetap bersikap kritis terhadap berbagai konsep terkait keluarga, perempuan dan anak yang bertentangan dengan nilai nilai moral dan agama yang dianut bangsa Indonesia.”

AILA meminta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia dalam upaya mengawal kebijakan terkait keluarga, perempuan dan anak agar perangkat kebijakan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak pihak yang ingin merusak tatanan sosial, budaya dan keluhuran budi yang telah dibangun oleh para pendahulu negeri ini.

“Semoga langkah AILA beserta tim pemohon dan organisasi mendukung JR ini diridhoi Allah swt dan bisa menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berjuang mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih beradab,”ungkap aktivis perempuan Islam alumni Magister UI ini. II

Izzadina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *