Menyulap Kawasan Eks Lokalisasi Menjadi Kampoeng Ramadhan

by

BMD merupakan lembaga keuangan non-profit yang menyediakan sarana pembiayaan terhadap mustahik untuk mengembangkan usahanya.

Wartapilihan.com, Jakarta — Menjelang maghrib, lalu lalang ibu-ibu bersama anaknya nampak terlihat di kawasan Jabon Mekar, Parung, Bogor Jawa Barat. Mereka sedang mencari hidangan yang tepat untuk berbuka di berbagai gerai penjualan yang terbuat dari bambu.

Namun, bukan seperti tempat food market ataupun foodie festival pada umumnya. Beralaskan tanah liat dan bebatuan, masyarakat Jabon Mekar menjajakan makanan hasil olah tangan sendiri.

Dulunya, Jabon Mekar merupakan kawasan merah tempat lokalisasi. Kesulitan ekonomi yang dirasakan membuat sebagian orang mengambil jalan pintas guna memenuhi hajat hidupnya, padahal cara tersebut jelas terlarang dalam agama termasuk dalam norma-norma sosial di tengah masyarakat.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berikhtiar mengembalikan wilayah tersebut menjadi tempat yang mulia, jauh dari segala kemaksiatan, masyarakat dapat mandiri, dan berdikari dalam ekonomi serta spiritualitas meningkat. Melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD), berbagai program digulirkan untuk menyelesaikan kemelut ekonomi.

Manfaat itu dirasakan oleh salah satu warga Jabon Mekar yaitu Muhammad Bukhori Muslim. Dulunya, dia merupakan penganut Katolik taat, namun Allah memberikan petunjuk hingga dia masuk Islam. Kini, selain membuka usaha kecil-kecilan, ia bersama istri gemar mengikuti kajian keislaman dari suatu tempat ke tempat lain.

“Setelah 25 tahun menganut (agama Katolik), saya mendapati banyak keanehan. Alhamdulillah, Allah memberikan hidayah dan sekarang saya masih terus belajar Islam,” katanya sembari menggendong putranya yang baru berusia satu tahun.

Melalui BMD, ia mengucapkan terima kasih kepada Baznas karena telah membantu perekonomiannya dengan memberikan modal usah dan fasilitas lainnya. Ia berharap ke depan usahanya dapat dipasarkan secara online, sehingga menembus jangkauan lebih luas.

“Alhamdulillah kemarin ada yang pesan kripik singkong ini cukup banyak. Doakan saja Mas semoga lebih maju dengan jualan di online,” tuturnya.

Sementara, Kepala Divisi Pendayagunan BAZNAS, Randi Swandaru mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pendapatan usaha bagi
pelaku usaha mikro mitra BMD dengan
memanfaatkan momentum bulan suci
Ramadan.

“Kegiatan ini juga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mustahik, karena terdapat bazar yang menampilkan produk-produk hasil produksi para mustahik,” ujar Randi di Kampoeng Ramadhan BAZNAS Desa Jabon Mekar, Sabtu, (11/5).

Kampoeng Ramadhan di desa ini diramaikan oleh 30 peserta yang menjajakan produknya, mulai dari makanan, pakaian, hingga alat-alat kebutuhan rumah tangga. Selain itu, 15 tim santriwan dan santriwati desa setempat turut memeriahkan acara dengan mengikuti lomba marawis Kampoeng Ramadhan. Ustad Agus Idwar yang hadir dalam acara ini memberikan tausyiah juga menambah suasana lebih semarak.

Rangkaian acara ini menyedot perhatian warga sekitar untuk memanfaatkannya sebagai ajang silaturahmi dan belanja kebutuhan sehari-hari. Warga makin antusias dengan pembagian 15 doorprize mulai dari perlengkapan ibadah hingga peralatan elektronik yang dibagikan menjelang berbuka puasa.

Adi Prawiranegara