Dianggap Pahlawan Jika Memojokkan Syariah Islam

by
Reuni 212. Foto: Istimewa

 

Oleh : Habil Marati

Indonesia ini memang aneh banyak irregular tapi bisa di anggap Pahlawan. Salah satunya adalah kalau ada orang atau sekolompok orang memojokan Agama Islam atau mereduksi makna makna inti dari Syariat Islam di anggap suatu prestasi. Bahkan simbol simbol Islam juga di gunakan untuk menipu pada hal mereka sendiri non Islam, tapi tetap di anggap prestasi.

Wartapilihan.com, Jakarta –Bayangkan Ahok jelas jelas melecehkan Alquran tapi ada juga sebagian Orang Islam termasuk sebagian besar Non muslim beranggapan bahwa apa yang dilakukan Ahok ini adalah prestasi, bayangkan balai kota dan monas di penuhi dengan karangan bunga, tidak hanya karangan bunga tapi juga mereka menyalahkan lilin demi Ahok, ini kan menunjukan Bangsa Indonesia kehilangan logika dan akal sehatnya. Bahkan Ahok karena telah menghina Alquran lalu di gadang gadang untuk di calongkan sebagai Wapres lalu President, dan ini juga di lakukan oleh Orang Orang Islam bahkan statusnya berhijab dan Ulama atau Kiai, bahkan sekelas mantan Ketum Muhammadiah pun masih mengatakan bahwa Ahok tidak menghina Alquran bahkan menganggap Ahok berprestasi dan Pahlawan Ke toleransian.

Ada Orang Orang Islam rela mengabaikan ajaran Alquran demi Ahok. Demikian juga ada wanita Muslim berhijab berprofesi sebagai Dosen mengusulkan Agar suara Azan di stop demi kenyamanan Orang Non muslim serta ada pejabat menyampaikan Agar menghormati yang tidak ber puasa ini kan konyol, tapi Dia di anggap Pahlawan dan berprestasi , saya tidak tau Apakah ini akibat dominasi Iblis dan napsu kekuasaan sehingga Akal beragamanya pun Dia jual.

Demikian juga halnya, banyak kemunafikan yang terjadi di seputar Pancasila. Orang berlomba lomba mengklaim diri” Saya Pancasila” Saya Bhineka” tapi ketika ada orang mengklaim dirinya “ Saya Pribumi” di cap Rasis, Demikian juga ada orang orang Muslim melaksanakan perintah Agamanya di cap Ke Arab araban di cap Radikal dan intolerans.. ini kan semua aneh dan di luar nalar dan logika manusia. Dan anehnya orang orang yang melabeli orang orang muslim yang berhijab dan menjalankan syariat Islam dengan ketat dan disiplin adalah orang orang Islam sendiri dan level Ulama, Kiai dan Intelektual Islam lho. Pada hal ketika orang orang yang melabeli wanita muslim ini mati mereka minta di kafani dan di bacakan Alquran dan ketika mau di liang Lahat juga wajib di Azan kan meskipun selama hidupnya memojokan Islam.

Bagaimana dengan Pancasila ? Ya itu seperti yang saya sampaikan di atas banyak orang melabeli dirinya” Saya Pancasila” tapi anehnya ketika Pancasila tidak lagi menjadi pedoman dalam proses dan mekanisme Penyelenggaraan Negara pada diam dan tak berkutik. Mereka mengklaim diri “ Pancasilais” tapi mana buktinya ? kalau memang Para elit politik ini Pancasilais berani tidak mengembalikan Pancasila Sila ke 4 sebagai Sumber legitimasi Demokrasi tertinggi di NKRI ini. Saya sudah sering mengatakan bahwa Pancasila itu hanya bisa eksis di NKRI ini selama Komunis itu, Sekuler dan Atheis bertentangan dengan Agama Islam. Jadi yang ngaku ngaku dirinya” Pancasilais” tapi membiarkan Pancasila di langgar adalah munafik dan penghianat Bangsa dan mereka mereka ini lah yang akan menghancurkan Bangsa dan NKRI ini.

Baru saja kita di kejutkan dengan puisi Sukmawati SP. Saya tidak kenal ini Ibu tapi saya kenal Ayahandanya Sebagai President Indonesia pertama. Tapi jangan salah meskipun Sukmawati telah merendahkan syariat Islam dan hijab,tapi di kalangan Umat Islam ada juga yang menganggap Sukmawati Pahlawan dan berprestasi. Karena itu tadi masih ada juga sebagian Umat Islam bahwa syariat Islam itu adalah Ke Arab Araban ya munafik juga yang menganggap Syariat Islam itu Ke Arab araban. Sukmawati menganggap konde Ibu lebih mulia di bandingkan Syariat Islam. Sudah saya katakan saya tidak tau apa Agamanya ini Sukmawati.

Tapi Kalau kita membaca Firman Allah dalam Alquran tentang penciptaan Adam, Iblis tidak mau tunduk pada Adam ( manusia) sebab Iblis merasa lebih unggul secara materi di bandingkan Adam.Iblis di buat dari api, sedangkan Adam dari tanah liat warna hitam. Iblis tidak mau terima penjelasan Allah, Akhirnya Iblis minta pada Allah Agar di beri tangguh di dunia dengan tujuan mengelincirkan manusia dari Syariat Agama dan Akal. Apa yang di sampaikan Sukmawati dalam bentuk puisi yaitu membandingkan Syariat Islam ( Agama) dengan Konde ( materi budaya) adalah seperti kesombongan Iblis tadi. Seseorang yang sombong dan tidak beragama dan tidak berakal maka Allah akan memberi tangguh pada manusia tersebut seperti yang terjadi pada Iblis tugasnya membujuk manusia untuk membangkang pada Syariat Islam, dan merasuki Akal manusia dengan godaan Iblis.

Dalam Islam hanya manusia yang berakal lah yang mampu taat dengan Syariat Islamnya. Namun demikian meskipun manusia Pembenci syariat Islam atau yang menganggap Syariat Islam itu Ke Arab Araban dan menganggap suara ibu pertiwi lebih Indah di banding suara Azan ini di sebabkan Akalnya telah di rasuki oleh Iblis. Karena tugas Iblis itu menyesatkan manusia dari fitrah manusia. Tapi meskipun orang orang yang ngaku muslim tapi menganggap Syariat Islam itu Ke Arab Araban tapi ketika meninggal Toh mereka tetap di laksanakan dengan Syariat Islam dari mulai dibacakan Yasin, dimandikan, dikafani, di sholatkan di turunkan di liang lahat lalu di Azankan. Jadi silahkan bikin puisi sebanyak banyaknya dan menghujat Syariat Islam tapi selama anda muslim maka anda tidak akan pernah lepas dari Syariat Islam. Allah menegakan dalam Alquran bahwa jangan lah mati kecuali dalam keadaan Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *