Desakralisasi Teks

by
foto:istimewa

Cara lain untuk meragukan teks adalah dengan menganggap al-Qur’an sebagai representasi kalam Tuhan melalui bahasa Arab dan akal pikiran Nabi. Representasi kalam Tuhan berarti bukan kalam Tuhan yang sesungguhnya. Al-Qur’an dianggap sebagai sabda Nabi berdasarkan kreatifitas dan akal pikiran beliau.

Apalagi jikalau teks itu dianggap representasi berarti apa yang menjadi objek bukanlah al-Qur’an, sebab representasi bukanlah presentasi (kehadiran) dan al-Qur’an tidak dapat dianggap sebagai representasi, karena ia adalah presentasi. Disini orang-orang liberal salah paham terhadap makna teks dalam konsep Derrida.

Dengan mengikuti doktrin Postmodernisme kaum liberal menjadikan al-Qur’an sebagai open text dan dapat ditafsirkan oleh siapa saja tanpa batasan. Dalam perkataan mereka yang tidak bertanggung jawab, “Tafsir ayat al-Qur’an adalah sebanyak kepala manusia di dunia”.

Padahal para ulama tafsir yang telah memenuhi persyaratan keilmuan yang cukup untuk menafsirkan hingga kini tidak sampai menghasilkan seratus kitab tafsir. Apalagi seribu, sejuta atau semilyar tafsir.

Memang dalam doktrin postmodernisme yang relativistik dan nihilistik otoritas dihapuskan, dan maksud asli suatu teks (maqasad al-nash) dihilangkan tidak perlu diutamakan. Untuk itu maka semua makna harus dibongkar dimaknai ulang.

Jika ini terjadi pada al-Qur’an maka siapa yang akan menjadi penafsirnya. Kalau semua orang boleh menafsirkan, tanpa sumber otoritas, lalu apa gunanya Nabi dan Ulama sebagai pewarisnya?, Padahal struktur ilmu pengetahuan Islam dan otoritas penafsiran teks ada pada Nabi dan para ulama (al-rasikhun fii al-ilmi), baik ulama klasik atau kontemporer. Karena itu sakralitas teks adalah suatu kemestian dan sekularisasi atau merelativekan teks adalah suatu kerancuan.

Kalau Foucaoult mengatakan “tidak ada pengetahuan yang bebas dari kekuasaan” sebenarnya dapat diislamkan dengan “tidak ada pengetahuan yang bebas dari kekuasaan Tuhan”, “tidak ada pengetahuan yang bebas dari nilai”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *