Cornelis Dipolisikan

by
Cornelis. Foto: Istimewa

Politisi PDIP itu diduga telah mencemarkan nama baik Kerajaan Melayu, Islam serta umat Islam dan melakukan penyimpangan sejarah dalam pidatonya tersebut.

Wartapilihan.com, Jakarta – Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) melaporkan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis ke Bareskrim Mabes Polri karena melakukan penghinaan dan ujaran kebencian dengan SARA di sebuah akun YouTube.

Dalam pidato tersebut nampak dalam sebuah acara daerah Cornelis menyatakan bangsa Indonesia bukan lagi mental budak tapi mental hamba, karena sudah sangat lama dijajah oleh kerajaan kerajaan Melayu dan Islam, sama seperti Belanda.

“Tentunya kami umat muslim di Indonesia yang dijajah belanda, malah dianggap sama dengan belanda selaku penjajah selama 350 tahun,” ujar Sekjen Korlabi Novel Bamumin kepada Warta Pilihan di Jakarta, Rabu (4/7).

Novel menjelaskan, Cornelis telah mencemarkan nama baik Kerajaan Melayu, Islam serta umat Islam dan melakukan penyimpangan sejarah dalam pidatonya tersebut.

Dalam kesempatan sama, Ketua Korlabi Damai Hari Lubis berharap agar polri cepat melakukan tindakan sesuai kewenangannya termasuk terkait laporan-laporan yang pernah dilakukan Korlabi sebelumnya.

“Laporan hari ini juga sebagai bentuk dukungan riil terhadap aksi atas himbauan Kyai Shobri Lubis selaku tokoh ulama, yang rencananya akan unjuk rasa pada Jumat (6/7) dan diikuti ratusan elemen kelompok masyarakat,” ujar Lubis.

Aksi tersebut, kata Lubis menyangkut permasalahan ujar kebencian yang dilakukan Cornelis, Viktor Laiskodat, Ade Armando, Guntur Romli, korupsi e-KTP, dan kasus lain yang belum di proses satupun oleh pihak kepolisian.

“Terlapor Cornelis kami laporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 156 KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE dengan delik ujaran kebencian. Kami (Korlabi) juga menghimbau kepada semua pihak-pihak yang tidak suka terhadap ulama agar segera bertaubat,” tandasnya.

Dalam pelaporan tersebut, pelapor Soni Putra hadir didampingi oleh Ketua Korlabi Damai Hari Lubis, Sekjen Novel Bakmumin Chaidar serta teman-teman dari Korlabi dan juga para aktivis muslim.

Adi Prawira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *