BRI Syariah Raih Penghargaan dari BWI

by
foto:istimewa

ISEF 2018 menjadi komitmen nyata dan dukungan anggota Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) termasuk Bank Indonesia, dan instansi terkait lainnya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Wartapilihan.com, Jakarta — PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.

ISEF kelima ini mengusung tema “Strengthening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles” yang bertujuan mempertemukan para pelaku usaha syariah dan lembaga keuangan syariah dengan pelaku usaha baik yang berskala regional, nasional maupun internasional.

Acara ini digelar di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, pada 11-15 Desember 2018. Kemudian untuk selanjutnya gelar acara ISEF akan diselenggarakan di Jakarta. ISEF 2018 dibuka malam tadi Senin (11/12), secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution didampingi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Dalam kesempatan ini, BRIsyariah turut berpartisipasi melalui booth yang berkolaborasi dengan BRI Life. BRIsyariah menggandeng BRI Life di event ini sebagai bentuk dari BRIncorporated. BRIsyariah menawarkan beragam produk unggulannya antara lain Tabungan Faedah BRIsyariah iB, Tabungan Faedah Haji BRIsyariah iB dan juga produk pembiayaan lainnya seperti Griya Faedah, Pembiayaan Mikro dan lain sebagainya.

BRIsyariah terus berupaya untuk memenuhi segala kebutuhan nasabah dengan beragam Faedah-nya. Selain membuka tabungan baru dan memperoleh pembiayaan, nasabah juga bisa menukarkan kartu ATM yang lama dengan kartu ATM berlogo GPN secara gratis. Nasabah juga bisa melakukan Top Up Go-Pay dan menunjukkan bukti pembayaran Tokopedia melalui BRIS Online untuk mendapatkan souvenir cantik dari BRIsyariah.

Di ISEF 2018, BRIsyariah mendapat penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) atas komitmen dan partisipasinya pada program Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) senilai Rp1,5 miliar. Selain itu, sejumlah lembaga menjalin kerjasama dengan BRIsyariah, SMANU 2 Gresik dan PT Bumi Lingga Pertiwi menandatangani MoU untuk payroll, sementara Yayasan Koperasi Muhammadiyah Surya Medika Timur menandatangani MoU untuk layanan virtual account dalam bentuk penyediaan produk dan layanan jasa perbankan BRIsyariah.

Selain menawarkan produk-produk faedahnya, BRIsyariah juga mengenalkan sekaligus menawarkan produk proteksi diri dari BRI Life kepada masyarakat yang berkunjung ke acara maupun kepada para peserta ISEF. BRIsyariah juga menggandeng Baznas untuk memberikan edukasi lebih dalam mengenai zakat infaq dan shodaqoh di booth BRIsyariah demi memudahkan nasabah melakukan transaksi sekaligus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengelola keuangan secara syariah.

Menurut Direktur Utama BRIsyariah Moch. Hadi Santoso, kegiatan ini sangat bagus untuk BRIsyariah terus mendorong dan menggarap potensi akan kebutuhan ekonomi masyarakat Indonesia khususnya di bidang syariah dengan melakukan peningkatan layanan dan inovasi atas produk-produknya.

“Setelah menjadi perusahaan terbuka pada bulan Mei lalu, kami terus melakukan penguatan di bidang IT, karena IT kami sudah terpisah dengan induk, sehingga ini menjadi peluang kami untuk mengembangkan teknologi. Salah satunya kami sudah melakukan kolaborasi dan bersinergi dengan Go-Jek, Tokopedia, OVO dan PayTren,” katanya.

Ia melihat tren ke depan, masyarakat Indonesia tidak lepas dari gawai dan pihaknya akan memanfaatkan peluang ini, dengan meningkatkan mobile banking andalan yaitu BRIS Online. BRIS akan terus melengkapi fitur-fitur BRIS Online agar dapat menjadi digital channel yang mampu memenuhi kebutuhan transaksi nasabah kami.”

“Harapan kami nasabah BRIsyariah bisa merasakan kemudahan bertransaksi yang tidak kalah canggihnya dengan bank konvensional. Selain itu, tampilan BRIS Online Insya Allah sudah milenial, fitur yang ditawarkan lengkap dan yang paling penting terdapat konten islami di dalamnya. Di BRIS Online kami sediakan fasilitas pencarian lokasi masjid terdekat, pencarian arah kiblat dan Juz Amma serta kumpulan hadist,” tambah Hadi.

“Target kami disini adalah meyakinkan masyarakat yang hadir juga kepada para peserta ISEF yang terdiri dari UMKM, pondok pesantren, perusahaan, komunitas bisnis, serta para pelaku usaha lainnya pada 4 komoditas utama (food, fashion, tourism, integrated farming & renewable energy) yang tergabung dalam acara ini untuk hijrah ke BRIsyariah,” tuturnya.

Jika sudah jadi nasabah BRIsyariah, mereka bisa merasakan sendiri kemudahan bertransaksi di bank syariah yang sudah sama bagusnya dan sama modernnya dengan bank konvensional. “Semoga dengan adanya penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia diacara ini, dapat menjadi pelengkap produk syariah yang ada di Indonesia saat ini khususnya di BRIsyariah,” tutup Hadi.

Hadir pula mantar Gubernur BI Agus Martowardojo, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum, serta para pejabat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi 11, staf Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Direksi dari seluruh perbankan syariah nasional dan pejabat dari para peserta ISEF lainnya.

Adi Prawira