Wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik dengan magnitudo M 4,8 pada Rabu (30/9/2026) pukul 17.58 WIB. BMKG memastikan gempabumi dangkal tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Wartapilihan.com, Kupang-– Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa (episenter) terletak di darat, sekitar 26 kilometer arah barat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada koordinat 10,24° LS dan 123,59° BT dengan kedalaman hiposenter 9 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, S.Si., M.Si., dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).
Guncangan gempa ini dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang dengan skala intensitas IV MMI. Pada skala ini, guncangan dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah apabila terjadi pada siang hari.
Meski getaran terasa nyata oleh masyarakat, BMKG mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Selain itu, hingga pukul 18.21 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG mengingatkan agar publik hanya mengacu pada kanal informasi resmi terverifikasi, seperti aplikasi infoBMKG, media sosial @infoBMKG, atau situs resmi www.bmkg.go.id. [AF]










